Aku Dimanfaatkan Mertua dan Suamiku
Lalu, menekan tombol start dan mulai menyetir si gagah keluar dari garasi gudang, tentunya setelah membaca doa Basmallah dan memohon pertolongan dari Yang Maha Kuasa.
Kami segera bergerak, menyusuri jalanan kota yang sedikit lengang karena belum jam tujuh pagi meski hari ini masih hari kerja. Di sebelahku, Anha terus bersenandung senang, melirik kiri dan kanan melewati jendela si gagah yang membelah jalanan. Tubuhnya yang berbalut seatbelt membuat geraknya terbatas, tapi Anha bagaikan ulat pinang yang tidak bisa diam.