Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duda Tampan Sang Pemikat Hati

Duda Tampan Sang Pemikat Hati

Bagian informasi terus mengulang ucapannya. Zea menatap dompet yang ada di tangannya, dia segera membawa dompet tersebut keasal suara. Ternyata disana sudah ada Sgam dan juga Oma Rini. "Oma, ya ampun aku nyari kemana-mana ternyata sudah ada disini. Ini dompet Oma, tadi jatuh didepan kasir," ucap Zea dengan menyerahkan dompet berwarna coklat.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai doa tampan nabi yusuf
Baca
+Pustaka
Suami Bersama

Suami Bersama

Yusuf tidak henti-hentinya melantunkan doa untuk sang putra. "Ya Allah, tolong selamatkan putraku. Aku tidak akan memaksanya lagi agar mengakuiku sebagai papanya. Cukuplah kesembuhan untuknya. Dan aku akan pergi jika ia terbangun nanti," ucap Yusuf dengan derai air mata yang setia mengalir di kedua pipinya sedari tadi. Nadhira dan Adrian datang. Mereka melihat Yusuf tengah duduk seorang diri sambil menyandarkan kepala di tembok sisi kanannya.
1076.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai doa tampan nabi yusuf
Baca
+Pustaka
Setiap Momen adalah Kamu

Setiap Momen adalah Kamu

guman Dona, sambil melangkah mendekat ke Yusuf. “Tumben, pagi banget sudah ke sini, Mas?” sambut Dona, menarik kursi, mempersilakan pria itu, duduk. Yusuf tidak menjawab. Dia menarik selembar dokumen dari dalam tas ransel yang dibawanya. “Apa ini?” Dona penasaran, langsung mengambil tempat di samping Yusuf. “Rumah impian dengan halaman luas, depan dan belakang. Sesuai impianmu,” ucap Yusuf, senyumannya melebar.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai doa tampan nabi yusuf
Baca
+Pustaka
Dinikahi Ustadz Tampan 2

Dinikahi Ustadz Tampan 2

Mereka katanya lucu, dan gemar cerita-cerita yang bikin sakit perut, jadi bunda seperti kebawa muda lagi kalau ngumpul sama mereka. Ya, aku biarkan saja apa maunya toh itu gak bikin bunda capek. Sama halnya dengan ayah, beliau juga lebih suka sibuk mengurus pondok. Ayh Yusuf ingat, pertama kali dia datang ke pondok ini, lalu meminta ke almarhum kiayi Umar untuk menerima pinangan pada anak lelakinya.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai doa tampan nabi yusuf
Baca
+Pustaka
Menjadi Janda di Malam Pertama

Menjadi Janda di Malam Pertama

goda Ummi Fahira seraya tersenyum pada putranya. "Bukan sepeti itu, Ummi ...." "Seperti itu pun tak apa, Nak, Ummi malah bahagia." Ummi Fahira berkata dengan menatap putranya penuh harap. Lelaki yang mengaku sebagai titisan Nabi Yusuf itu tersenyum ke arah sang Ummi, membuat ketampanannya semakin maksimal. "Ummi sabar dulu, ya? doain terus Ahmad, supaya bisa menaklukkan hati Anjani," balas dr. Ahmad seraya meraih kedua tangan Umminya dan menggenggamnya erat, seolah menggantungkan harap pada doanya.
1068.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai doa tampan nabi yusuf
Baca
+Pustaka
Rindu yang Terluka

Rindu yang Terluka

Seminggu yang meresahkan dan tidak tenang. Duda sebelah rumah membuatnya kalang kabut. Muhammad Reza Yusuf begitu Lastri memberitahu namanya dua hari yang lalu. Apa orangnya juga setampan namanya? Nabi Yusuf yang memiliki ketampanan seperempat jagat. Apa dia mendapatkan cipratan yang lebih banyak dari pria lain di muka bumi ini. Daffa memijat pelipisnya. Kenapa permasalahan datangnya bertubi-tubi. Membuat sakit kepala sekaligus sakit jiwa.
9.9191.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai doa tampan nabi yusuf
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang CEO Tampan

Balas Dendam Sang CEO Tampan

sahut Thalita dengan senyuman yang tak pernah lepas dari wajahnya. “Itu yang namanya berjodoh, aku doakan kalian selalu bahagia sampai maut memisahkan ya,” doa tulus Cya untuk sahabatnya. Thalita mengangguk pelan. “Amiin ... makasih banyak ya Cy, aku doakan kamu juga segera menyusul dengan Niko.” Cya hanya tersipu malu mendengar ucapan doa Thalita untuknya seraya mengaminkan dalam hatinya.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai doa tampan nabi yusuf
Baca
+Pustaka
Dokter Tampan di Pavilliun

Dokter Tampan di Pavilliun

Sayup-sayup suara Ibu melantunkan Ayat Suci mulai menenangkan perasaanku yang gelisah. Abang Gaza yang begitu perhatian kembali memasangkan selimut hingga batas dada lalu ia cium keningku penuh sayang. "Bismillah ... berdoa dulu, jadi nanti gak mimpi buruk lagi!" titah Bang Gaza. uAku membalas dengan anggukan. Lantunan Ayat Suci yang Ibu baca dan elusan tangan Bang Gaza dipucuk kepala, mengantarkanku kembali ke alam bawah sadar.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai doa tampan nabi yusuf
Baca
+Pustaka
Tawanan Tuan Kama

Tawanan Tuan Kama

“Jangan kamu tolak uang itu Nona, mendengar dia sedang kesulitan, rupanya lobster yang tertangkap di bubuku adalah riski yang dititipkan Tuhan untuknya.” Kila tersenyum cerah, ah benar juga. Tuhan punya caranya tersendiri untuk menolong umatnya. “Terima kaish Paman, karnea sudah mengingat kebaikan sahabatku ini.” Paman itu mengangguk kecil, kemudian ia berpamitan. Setelah pria paruh baya itu keluar, Kila mengambil kain pel dan membersihkan bercak air yang kering dan membuat noda di lantai.
674 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai doa tampan nabi yusuf
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Om Tampan

Istri Kedua Om Tampan

ujar Pak Yunus setelah mengembuskan napas lega. "Nggak, Pak," kata Samuel sopan. "Dia udah Nerima, kok. Tenang aja, si Annabelle nggak mungkin kabur." Sambil membenarkan peci hitam di atas kepalanya, pak Yunus berucap, "Iya, alhamdulilah kalau gitu mah. Hayu atuh ke masjid, kita shollat jamaah."
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai doa tampan nabi yusuf
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status