Kesayangan Mami
desisku, merasakan kekesalan luar biasa.
Pria itu seolah tak habis akal, datang dan mengajakku pergi untuk menemui Anne. Di Indonesia saja malas, apalagi ke luar Negeri. Huh memuakkan!
"Anne sekarat, apa kamu masih nggak peduli?" teriak dokter, sambil menggebrak meja dengan kencang.
Aku kaget setengah mati, apalagi melihat killatan amarah dari netra sang dokter. Bukan seperti dia yang biasa, jujur aku merasa takut sekarang.
Hot Chapters