Gelora Asmara Ratu Berlian
Memang pria itu dokter spesialis kandungan terkenal di ibu kota yang memiliki jaringan rumah sakit swasta besar.
Bramantyo pun terkekeh. "Ohh ya? Om lupa berarti, Sayang! Sebentar ... sebentar ... hmm bulan lalu ya, Om sendiri yang suntikin ke lengan kamu?" balasnya kepada Lolita yang mengangguk-anggukkan kepalanya. Dia lalu memuji perempuan itu, "kamu memang cocok jadi primadona di night club Mami Lusy. Cantik, sexy, pinter bikin pelanggan puas. Om kasi bonus deh nanti ya!"
"Mauuu bingits, Om! Makasih ya. Muaachh ... muaaachh ... muaacchh," sorak Lolita lalu menghujani wajah si om dengan kecupan-kecupan bibir sexynya.
Bab Populer