Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

terang Surapati. Rajendra mengangguk-angguk, senyum tipis mengembang di bibirnya. Dia menoleh ke arah Aji, pemuda yang tanpa diduga ternyata memiliki penemuan yang hebat, yang dapat membantu rencananya berjalan dengan lebih baik. “Bagaimana, Aji? Apakah bahan-bahan yang kuminta itu ketemu semuanya?” tanya Rajendra. Aji mengangkat keranjang bambu yang dibawanya dengan bangga. “Saya sudah mendapatkannya, Yang Mulia. Dan ini, saya sudah mencobanya sedikit. Semuanya bagus, bahkan lebih baik dari yang saya bayangkan!”
9.858.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai dongeng aji saka
Baca
+Pustaka
Like a Fairy Tale

Like a Fairy Tale

Clang Aredel menyandarkan tubuhnya ke kurungan hitam tersebut, lalu tak lama kemudian datanglah kedua Troll yang membawa mereka. Troll tersebut membawa buah-buahan dan air, lalu memasukkannya ke dalam kurungan tersebut. Aciel terkejut dia berdiri dari duduknya lalu berteriak marah pada mereka, “Hei! Apa kalian pikir kami ini hewan peliharaan kalian?!” Troll tersebut memincingkan matanya tajam lalu menggeram kesal menatap Aciel yang berisik , berteriak padanya.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai dongeng aji saka
Baca
+Pustaka
Jodoh Dari Bunda

Jodoh Dari Bunda

Sedangkan Lilac, Biru, Sky, dan Lavender sedang menikmati makan malam di Restoran Jepang ini. Orange, sahabat Lilac pulang bersama Cyan dan diantar ke hotel tempatnya menginap. Lilac sedang menikmati segelas minuman jahe dingin dengan campuran lemongrass di dalamnya. Ini baru pertama kalinya Lilac merasakan sensasi berbeda dari minuman ini. “Ini enak, tapi aneh aja kerasa di mulut. Cobain, Lav!” kata Lilac sambil menyodorkan gelas yang dipegang olehnya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai dongeng aji saka
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Setelah bernegosiasi masalah harga dengan sang joki, mas Adry kembali bertanya apakah aku mau ikut. "Adek yakin nunggu disini sendirian?" Aku mengangguk pasti. Namun, tiba-tiba Mas Adry menggendongku lalu menaiki bamboo rafting. Aku sontak berteriak. "Aman, Pak. Berangkat!" ujarnya pada Joki. Mengisyaratkan kepada pak Joki, anggap saja teriakanku hanya kicauan burung di sekitar sungai Amandit. Hanya perlu dinikmati.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai dongeng aji saka
Baca
+Pustaka
ZOE

ZOE

Mata mereka bertemu dalam satu titik, "Hewan apa yang punya banyak keahlian?" Keningku berkerut mendengar pertanyaan Sora. Sedang On Ji tersenyum pemuh kemenangan, "Kukang." Jawabnya lantang. Wait, kukang? "Sayuran apa yang susah dilupakan?" "Bayam." Crazy! Apa yang mereka bicarakan? "Ikan yang bisa terbang?" "Lele." Sora tersenyum penuh, tangannya terbuka lebar, "Welcome home big brother!"
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai dongeng aji saka
Baca
+Pustaka
Dongeng Zanna

Dongeng Zanna

Sreek. Tidak harus menggunakan tenaga lebih, kain itu sobek menganga, menampakkan gundukan kembar yang tengah bersemayam pada bantalan berbentuk setengah lingkaran. Bulat dan berisi dengan warna putih bercahaya. Sesaat, Bagas tidak mengerti maksud Zanna, ia menelan salivanya berulang kali, tanpa melepaskan tatapannya dari maha karya Tuhan yang teramat indah itu.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai dongeng aji saka
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

“Dayu maksud Akak? Dio anak buah Bang Asman, Kak. Kalau tak ada dio, Era tak yakin jenazah Bang Asman bisa dibawa ke sini.” “Akak tengok dio menatap engkau terus, Ra. Macam suko pulak.” “Ish, apolah Akak ni. Budak kecil lagi tu, Kak.” “Heh, bebual kejo engkau, Num. Tak sudah-sudah masak.” Bang Arham muncul dari dalam. Sebuah handuk terkalung di lehernya. “Bebual malah makin semangat kejo, Bang. Ya, kan, Ra?”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai dongeng aji saka
Baca
+Pustaka
Janda Kembang Menggoda Perjaka

Janda Kembang Menggoda Perjaka

Pukul 21.00 WIB. Satu jam menuju tenggat waktu. Kamar 101 hening, tapi aktivitas di dalamnya berjalan secepat putaran prosesor overclocked. Galih duduk tegak di depan meja kerjanya. Kacamatanya memantulkan cahaya biru dari tiga tab browser yang terbuka berdampingan. Tidak ada video tidak senonoh malam ini. Yang ada adalah diagram anatomi, artikel psikologi perilaku, dan forum diskusi tertutup tentang kinbaku (seni tali-temali Jepang) yang ia baca hanya untuk referensi estetika.
848 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai dongeng aji saka
Baca
+Pustaka
365 Hari Jadi Istrimu

365 Hari Jadi Istrimu

“Mustahil. Kamu Arka Mahendra.” “Tapi di sini, aku cuma Arka. Suami dari Alya,” balas Arka, mengecup puncak kepala Alya singkat. Mereka berjalan menyusuri barisan kedai. Aroma takoyaki yang gurih bercampur dengan manisnya dango memenuhi udara. Alya berhenti di depan sebuah kedai yang menjual dango dengan saus matcha. “Mau coba?” tawar Arka.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai dongeng aji saka
Baca
+Pustaka
Godaan Berondong Nakal

Godaan Berondong Nakal

Dia hendak memilih sarapan dengan apa. Setelah meneguk minumnya, Anes gegas mengambil sand wich lalu mengolesinya dengan aneka saus. Demikian pun dengan Brian yang hendak bekerja juga. Sedangkan Ardi hanya bergeming memperhatikan tingkah istri dan anaknya. *** Bram membuka handle jendela. Dia buka daun jendela dengan perlahan. Dilihatnya bintang di langit bertaburan. Ingin rasanya dia segera terlelap. Namun ... bayangan Anes yang kecil, mungil, lincah, dan energik kian menari-nari di pelupuk matanya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai dongeng aji saka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status