Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Anak itu menyelesaikannya dalam waktu sehari semalam tanpa tidur. Keesokan harinya, dalam keadaan terkantuk-kantuk di pagi hari, Renggin Ang menyodorkan sebuah kendi berisi racun pembasmi tuma kepada Puteri Sin dan Tu Lung Dong. "Ini ...! Oleskan ke kepala para penduduk yang terkena wabah dan tutup kepala dengan kain! Aku akan pergi tidur. Sampai jumpa!" ucapnya berlalu sambil menguap.
9.8141.6K viewsCompletedAdded to Library 5.5K Times as dongeng putri daun
Show Reviews (33)
Read
+Library
Donat Mblondo
Mohon maaf ya... jika ada yang tidak berkenan dengan nama² nyleneh di cerita ini. Terima kasih atas masukannya. Saya akan memperbaikinya di seri ke-2. Terima kasih banyak bagi yang sudah baca sampai tamat. Semoga kalian sehat selalu...
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Read All Reviews
Tuan Egois Dan Putri Kertas

Tuan Egois Dan Putri Kertas

tanyanya setelah batuknya reda. Fio mengangguk dengan yakin, sedangkan Bian menggelengkan kepalanya dengan tatapan takjubnya. “Woah kamu luar biasa! Tidak salah aku menjulukimu putri kertas, kamu bahkan mungkin tidur sambil melipat kertas-kertas itu,” kata Bian kemudian meneruskan makannya. Fio tertawa. “Kamu ini kalau bicara tidak pernah di pikir lebih dulu,” kata Fio. “Mana bisa aku tidur sambil melipat kertas?!” tanya Fio sambil kembali tertawa terbahak-bahak.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 204 Times as dongeng putri daun
Read
+Library
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

kata Si Putul, seolah sudah berpengalaman saja obati orang yang terkena pukulan tenaga dalam. “Bantu aku duduk!” sahut Putri Dao, Si Putul pun dengan tergesa berjongkok dengan menekuk satu kakinya. Setelah duduk, Putri Dao mulai salurkan hawa saktinya dan lama-lama asap tipis berwarna abu-abu keluar dari ubun-ubunnya. Lalu asap tipis tadi pelan-pelan mulai berubah putih bak asap air yang keluar saat di didihan di api.
9.646.1K viewsCompletedAdded to Library 967 Times as dongeng putri daun
Read
+Library
Terdamparnya Sang Putri Duyung

Terdamparnya Sang Putri Duyung

Ia merasa ada yang disembunyikan, sesuatu yang belum ia ketahui. Kianjaya, melihat kegelisahan Naya Kirana, mencoba membantunya. Ia menemukan sebuah legenda kuno tentang putri duyung yang jatuh cinta pada seorang manusia dari darat, dan pengorbanan yang harus dilakukan untuk melindungi cinta itu. Legenda itu tidak spesifik, namun ada bisikan tentang "air mata putri duyung" yang bisa menjadi kunci atau pengorbanan terakhir.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 30 Times as dongeng putri daun
Read
+Library
Pendekar Tiga Iblis

Pendekar Tiga Iblis

Sambil melesat jauh ke belakang, Ardo melesatkan satu benda tipis berwarna emas. Tap! Benda emas berbentuk daun itu tidak lain adalah Daun Pawang, pusaka warisan Iblis Sirih. Daun itu mendarat dan menempel di dahi Setan Pedang yang buto. Setelah itu, laju tubuh Setan Pedang memelan dan berhenti. Disusul dengan Ardo yang juga berhenti melesat mundur. Kini Setan Pedang yang mengerikan itu berdiri diam.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as dongeng putri daun
Read
+Library
Menikah dengan Musuh

Menikah dengan Musuh

"Idih, apaan sih lo, Put. Mendingan gue jadi perawan tua daripada harus diapa-apain sama dia." "Hati-hati lo kalo ngomong, ucapan itu sebagian dari doa." Kaori meraup wajah Putri dengan tangannya. "Kebanyakan ngomong lo. Mendingan ambilin gue makanan gih sana! Pengen ngemil gue." "Okey." Putri bangkit, sebelum pergi, dia menoleh menatap Davin, "Lo mau apa, Dav? Mau gue ambilin juga nggak?"
9.99.1K viewsOngoingAdded to Library 246 Times as dongeng putri daun
Read
+Library
Kultivator Tanpa Tanding

Kultivator Tanpa Tanding

Sekte Gunung Bangau. Xie Feng dan Sushang bergerak ke belakang gunung untuk berburu sepasang burung pegar gunung . Mereka mengumpulkan beberapa daun teratai dari danau yang hijau, dengan hati-hati membungkus burung-burung itu dan menaruhnya di atas kompor untuk menyiapkan hidangan Ayam Daun Teratai. Sushang duduk dengan putus asa, wajah kecilnya menempel di atas meja, membentuk gundukan kecil.
4.4K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as dongeng putri daun
Read
+Library
Suami untuk Sang Putri

Suami untuk Sang Putri

ujar dayang pembawa nampan berisikan pakaian yang sangat indah. "Cantik-cantik sekali gaun ini." Putri Chu Rong Xi menyentuhi gaun-gaun hanfu yang terlipat rapi di atas nampan. "Jujur saja, aku menjadi sangat bingung untuk memilih yang mana." "Putri tidak perlu memilih lagi. Dengan kecantikan semacam ini, bukankah semua gaun akan terlihat cantik jika dipakai oleh kecantikan paling memukau di Kekaisaran Da Chu ini?" Dayang yang tengah menyisir rambut panjang Putri Chu Rong Xi berkata dengan suara lemah lembut.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as dongeng putri daun
Read
+Library
Noda di Seragam Putriku

Noda di Seragam Putriku

Noda di Seragam Puteriku (3) (Cerita ini juga tayang di Joylada ya) Dalam hati aku tak henti-hentinya berdoa semoga yang kupikirkan salah. Semoga Laila bukan korban perkosaan. Namun, harapan itu tampaknya pupus. Kala dokter memberi tahu, area mulut rahim puteriku telah robek. "Puteri Ibu sempat mengalami perdarahan kecil. Tampaknya ada yang berusaha keras memperkkosa anak Ibu." Dokter mengatakan hal yang sama sekali tak ingin kudengar.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 364 Times as dongeng putri daun
Show Reviews (13)
Read
+Library
Leonicute
Novel kak Wafa Farha mah udah jaminan cerita2nya keren dan enak dibaca. Untuk cerita ini sesuatu yang lain dibahas. Kejadian ini bikin miris. Sang ibu tentu sedih dan shock menghadapi kejadian sang gadis jd bisa curiga sana sini. Ga sabar baca cerita selanjutnya.. Semangat tulis ceritanya kakak
siti_maysaroh93
Sedih kalo baca ini krn punya anak perempuan jga, memposisikan diri sebagai seorang ibu yg harus nerima kenyataan bhwa anaknya sudah dinodai oleh org terdekatnya. Banyak hikmah & pelajaran yg bisa diambil dari cerita ini. Jaman skrg pnya anak perempuan atw laki2pun harus ekstra jaga bgt..
Read All Reviews
Gadis Kecil Sang Penyelamat

Gadis Kecil Sang Penyelamat

Ia kembali sambil membawa dua bungkus daun besar yang mengeluarkan aroma harum roti pipih isi daging asap dan sayuran tumis daging tidak lupa dua botol susu dan beberapa buah apel. “Ini, Putri. Masih hangat,” kata Xira sambil menyodorkannya. Putri Elaria duduk di atas batu besar di pinggir ladang yang kini telah menguning siap panen. Ia membuka bungkus daunnya dengan antusias, menggigit pelan rotinya, lalu menutup matanya sejenak, menikmati rasa dan aroma yang memenuhi mulutnya.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as dongeng putri daun
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status