Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DENDAM SANG WANITA PENGGODA

DENDAM SANG WANITA PENGGODA

tanya Tuan Yan, sambil menarik rambut Lula lebih dekat ke arah Tuan Mo. Salah satu tangan gempal Tuan Mo, diletakkan di dagunya sendiri. Menilai sosok yang berada di hadapannya. Putri dari Tuan Yan, semua orang tahu dia adalah gadis baik-baik yang hidup hanya untuk merawat sang ibu yang lumpuh. Ya, setidaknya gadis itu sedikit bernilai. "Kamu hendak menjual darah dagingmu sendiri?" tanya Tuan Mo, untuk memastikan.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as dongeng sang putri
Read
+Library
Melahirkan Puta untuk sang Bangsawan

Melahirkan Puta untuk sang Bangsawan

Semua orang mulai membicarakan Eve, memandang rendah hingga memberi cap kepada Eve bahwa dia perempuan mata duitan. Eve Daphni masih terduduk di lantai, diam menikmati rasa malu atas ucapan Elezar. “Tap–“ “Apa, hah! Setiap aku bertanya kau kemanakan uang itu aku bahkan tidak mendapat jawaban. Aku menghidupimu, aku memberikan apa yang kau inginkan bahkan kau melarangku menyentuh tubuhmu aku juga terima!” Napas Elezar menderu, semuanya keluar begitu saja. “Hanya karena aku menjual kalungmu kau sampai menggila seperti ini? Cukup Eve ... aku sudah muak denganmu!”
1.4K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as dongeng sang putri
Read
+Library
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

katanya. Saat Elora tiba di restoran, ia langsung disambut oleh Madam yang duduk di meja paling pojok, mengenakan gaun merah menyala yang membuatnya terlihat seperti ratu di antara semua orang. Senyumnya dingin, tetapi tatapan matanya penuh perhitungan. “Elora,” katanya dengan nada ramah yang palsu. “Akhirnya kamu datang. Aku pikir kamu sudah lupa bagaimana cara bersikap sopan.”
910 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as dongeng sang putri
Read
+Library
Dimanjakan sang Majikan Tampan

Dimanjakan sang Majikan Tampan

Dia mengambil satu buku tebal dan membukanya terlebih dulu sebelum menyerahkan kepada Cahya. “Cerita yang ini, ya.” Cahya mengangguk sambil tersenyum. Dalam hati dia bergumam, pasti anak kecil ini sedang merindukan ibunya. Kasihan. “Dongeng Putri Cinderella,” ucap Cahya kemudian membaca kisah klasik yang tak lekang oleh zaman. “Mbak Cahya.” “Iya?” “Ibu tiri itu jahat, ya?”
105.2K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as dongeng sang putri
Read
+Library
Gadis Milik Sang Penguasa

Gadis Milik Sang Penguasa

Tanpa disangka, Xavier mengabaikannya dengan ekspresi wajah yang terlihat begitu dingin. Bramasta pun kembali menarik tangannya dengan terpaksa. "Tuan Xavier ... Aura adalah putriku. Kau sudah membelinya dengan harga yang murah, dan tentu saja itu tidak sebanding dengan harga dirinya." Bramasta Wijaya tidak banyak berbasa-basi, karena ia tahu Xavier tidak akan menyukainya. "Saya datang ke sini untuk meminta tambahan uang pada Anda, Tuan Xavier. Anggap saja, sebagai hadiah dari menantu untuk mertuanya." Lanjut Bramasta tanpa rasa malu.
10399 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as dongeng sang putri
Read
+Library
Noda di Seragam Putriku

Noda di Seragam Putriku

Noda di Seragam Puteriku (3) (Cerita ini juga tayang di Joylada ya) Dalam hati aku tak henti-hentinya berdoa semoga yang kupikirkan salah. Semoga Laila bukan korban perkosaan. Namun, harapan itu tampaknya pupus. Kala dokter memberi tahu, area mulut rahim puteriku telah robek. "Puteri Ibu sempat mengalami perdarahan kecil. Tampaknya ada yang berusaha keras memperkkosa anak Ibu." Dokter mengatakan hal yang sama sekali tak ingin kudengar.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as dongeng sang putri
Show Reviews (13)
Read
+Library
Leonicute
Novel kak Wafa Farha mah udah jaminan cerita2nya keren dan enak dibaca. Untuk cerita ini sesuatu yang lain dibahas. Kejadian ini bikin miris. Sang ibu tentu sedih dan shock menghadapi kejadian sang gadis jd bisa curiga sana sini. Ga sabar baca cerita selanjutnya.. Semangat tulis ceritanya kakak
siti_maysaroh93
Sedih kalo baca ini krn punya anak perempuan jga, memposisikan diri sebagai seorang ibu yg harus nerima kenyataan bhwa anaknya sudah dinodai oleh org terdekatnya. Banyak hikmah & pelajaran yg bisa diambil dari cerita ini. Jaman skrg pnya anak perempuan atw laki2pun harus ekstra jaga bgt..
Read All Reviews
Pembalasan Dendam Sang Putri Angkat

Pembalasan Dendam Sang Putri Angkat

​"Ah, apa dia tidak memberitahumu? Ck, sudah kuduga, anak muda sekarang memang begitu, mereka suka melakukannya sendiri tanpa melibatkan orang tua." ​"Ah itu-itu, tentu saja dia memberitahukannya padaku, tapi yang dijodohkan dengan Dama adalah dia putri kandungku Morena." Sarah menunjuk ke arah podium bertepatan dengan itu Morena tersenyum ke arah mereka. ​"Lalu yang datang ke rumahku bukan putri kandungmu?" tanya Rania. ​Sarah sedikit menunduk. "Dia putri angkatku dan sekarang sudah tidak tinggal di rumah." Nada bicaranya berubah menjadi sedikit dibuat-buat sedih.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as dongeng sang putri
Read
+Library
Pembalasan Sang Putri Pengganti

Pembalasan Sang Putri Pengganti

Putrinya berada di sudut ruangan sambil menjambak rambutnya sendiri dan terus berteriak histeris. “Ele, ada apa, Sayang?” Samantha menghampiri. Dia ingin memeluk Eleanor tapi putrinya memberontak. “Pergi, jangan dekati aku! Jangan dekati aku!”
104.3K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as dongeng sang putri
Read
+Library
SANG PUTRI PEWARIS

SANG PUTRI PEWARIS

"Yang Mulia, yang hamba dengar hanya setelah sampai, putri Maureen langsung masuk ke dalam kamarnya untuk mandi tetapi belum keluar setelahnya." Dayang Hana memberikan informasi yang dia dapat. "Aku ingin menemuinya, tetapi aku tau dia pasti masih lelah dan memerlukan istirahat," dengan sedih Ratu Calista berujar. "Anda bisa menunggu sampai sore Yang Mulia, bukankah masih ada lain waktu?" dayang Hana menjawab. "Kau benar." "Bagaimana dengan perayaan musim bunga bulan depan?"
102.4K viewsOn holdAdded to Library 83 Times as dongeng sang putri
Read
+Library
Akhir Bahagia Sang Putri

Akhir Bahagia Sang Putri

Safa menceritakan kedua putrinya. “Dulu waktu masih awal pacaran dengan Jenandra, kalau bertengkar pasti Jenan kesini bawa makanan. Cuma makanannya yang di ambil terus balik ke kamar, sementara anakmu dibiarkan berbincang dengan aku.” Safa melanjutkan ceritanya yang mana membuat orang-orang di ruangan tersebut tertawa. “Mama jangan buka kartu,” rengek Yasha yang membuat Jenandra merasa gemas hingga mencubit pipi gadis itu.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as dongeng sang putri
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status