Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DERREL

DERREL

Tapi tidak masalah demi menghindari Derrel ia rela menjadi rajin. Brukk "Awshhh." Melody mengerang merasakan sakit pada telapak tangan dan dengkulnya. "Arghh! Tali sepatu sialan." Melody berteriak, melihat tali sepatu yang terlepas dan mengakibatkan dirinya jatuh. Melody mengibaskan tangan begitu juga rok dan lututnya yang kotor. "sial banget gw pagi-pagi." Melody mengikat kembali tali sepatunya.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as dripping
Read
+Library
ADA DARAH DI DALAM AIR

ADA DARAH DI DALAM AIR

Terdengar seperti mengeluh. Cipratan darah mengenai wajah tampan Daniel setelah pria itu mengeluarkan pisaunya dari kepala korban.Korbannya seketika ambruk dengan darah mengalir membasahi lantai.Dia mungkin sudah mati meski matanya masih terbuka lebar.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as dripping
Read
+Library
Terbangun: Ingatan Yang Hilang

Terbangun: Ingatan Yang Hilang

*drip* *drip* *zras* Aku membuka mata dari tidurku di tengah rintik hujan yang terdengar semakin lebat, dengan melihat sekeliling, terasa hawa dingin kegelapan dan kesendirian menyelimutiku. Masih sendiri seperti biasa pikirku. Tidurku selalu saja tidak lelap, teringat akan kejadian 10 tahun lalu, dimana aku terlempar ke dunia ini, dunia yang ku tahu pun telah hancur, sekarang aku berada di tempat bernama Donya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as dripping
Read
+Library
DERSIK

DERSIK

Bahkan airnya menetes ke lantai, membuat lantai basah karena air tetesan itu. Dengan langkah pelan Fia berjalan ke arah Fiko dan mengambil handuk untuk mengeringkan rambut Fiko. Sedangkan Fiko hanya diam mendapatkan perlakuan seperti itu, tapi dia cukup menikmati usapan lembut di rambutnya.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as dripping
Read
+Library
LEAK

LEAK

Ibu, batin Arjuna dengan air mata yang menyatu bersama guyuran air dari pancuran yang berada tepat di atas kepala. Cukup lama juga Arjuna berada di kamar lembab tersebut. Sampai-sampai pada bagian ujung jemari kaki dan tangan mulai mengkerut serta memucat. Barulah setelah itu terjadi ia keluar dari tempat tersebut. Seiring hati yang kembali kokoh setelah sejenak larut dalam kesedihan.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as dripping
Read
+Library
5D

5D

Terlihat Dira yang mulai pusing dengan keadaan, tapi ia mencoba menenangkan dirinya. *** Antrian para pasien semakin dekat menuju ke giliran Dira, ia meminum air mineral agar stresnya berkurang. "Maaf, Ra," ucap Dion sambil duduk di samping Dira. "Untuk apa?" tanya Dira. "Untuk yang tadi, gua nggak seharusnya bahas itu disaat seperti ini," jawab Dion.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as dripping
Read
+Library
Dia

Dia

ucap lirih sang perempuan memotong si pria yang hendak bicara. Perempuan itu menyeka air mata yang tanpa ijinnya mengalir melewati pipi. Terlalu sering mengeluarkan air mata membuat kelopaknya terasa perih saat ia menyentuh area itu. Sang perempuan memalingkan muka saat matanya menangkap raut lelah pada wajah laki-laki yang dicintainya. Dari sudut mata, dia bisa melihat lawan bicaranya itu menunduk dan mengusap kasar wajahnya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as dripping
Read
+Library
Dijodohin

Dijodohin

Sakit banget sumpah dibohongi. Dering hape dalam genggaman berdering, saat diliat Mas Alvin yang nelpon, langsung aja gue pencet tombol merah lalu matiin daya. "Hiks hiks hiks. Jahat Mas Alvin. Hiks hiks. Apa yang harus gue lakukan?" Gue gak bisa nahan supaya tidak nangis di tempat umum. Yang gue usahakan nangis dengan lirih.
109.2K viewsOngoingAdded to Library 338 Times as dripping
Read
+Library
Rain

Rain

Dia ingin membersihkan jejak perempuan itu di seluruh tubuhnya. Guyuran air dingin sedikit meredakan emosinya. Rain menatap pantulan wajahnya di cermin dan menyadari bercak merah di lehernya. Tampaknya semalam memang terjadi sesuatu. Rain meninju cermin itu hingga remuk. Dia tidak peduli tangannya mulai mengeluarkan darah. Dibandingkan semua itu, rasa sakit dari luka di tangannya bukanlah apa-apa. "Brengsek!"
103.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as dripping
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Dendam Part4 Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, Mamah kembali sadar, namun Mamah teramat membuat aku dan Papah semakin khawatir. Mamah terus meracau dan menyebut-nyebut nama Alena, perasaan hati ini semakin tidak karuan. "Alena ..., Alena, jangan tinggalkan Mamah, Nak. Jangan ..., Mamah tidak kuat, tidak kuat jika harus kehilangan kamu, Nak."
1024.8K viewsCompletedAdded to Library 668 Times as dripping
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status