Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TAKDIR KEDUA

TAKDIR KEDUA

ujar Diandra lagi. Dirga terkekeh. “Ga apa-apa Mom, es aja.” “Ini kopinya produknya si Davi. Arabika Kintamani. Beda lho dengan rasa kopi yang lain. Davi ngambil dari petaninya langsung.” “Oh, Davi sekarang jualan kopi juga Mom?” tanya Andien. “Iya. Masih kopi kemasan sih, lagi nyari lokasi dia, mau buka café kecil katanya.”
1025.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 787 Beses bilang dua kopi
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Lo ditunggu mas Qai depan kafe lobi, buruan katanya. Dia mau rapat sama pak Pras.” “Buruan, Cit!” sambar Aldo. “Kita juga mau cabut habis ini.” “Iyaaa!” Cita langsung beranjak dan berlari menuju kafe yang berada di samping lobi kantor Metro. Melihat Qai sudah bertolak pinggang di sana, Cita segera memberi senyum ramah selebar mungkin. “Napa, Mas?” “Saya mau rapat, terus lanjut keluar kota.” Qai memutar tubuh, untuk mengambil sebuah paper bag yang ada di kursi kafe di belakangnya. “Ini, biasa. Titipan mas Nando buat kam—”
9.839.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang dua kopi
Read
+Library
Second Woman

Second Woman

Aroma kopi membuat perempuan di sofa itu mengendus hingga bangunan. "Itu pasti aroma espresso," Danilla mulai mengendus aroma espresso. "Ini buat kamu," Kiano menyuguhkan secangkir espresso dengan one shoot. Aroma kopi jenis Robusta memang sudah bisa Danilla tebak. "Robusta?" tebak Danilla yang sudah hafal dengan jenis kopi. Ia memang pecandu kopi sejati. "Kamu suka kopi juga?" tanya Kiano sambil menyeruput secangkir kopi yang masih terlihat kepulan asapnya.
106.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 234 Beses bilang dua kopi
Read
+Library
Cinta Tanpa Tapi

Cinta Tanpa Tapi

Sekitar sepuluh menit, Ratna sudah kbali dengan dua cangkir kopi yang wanginya sangat menggoda. "Wangi banget ini, Non. Pakai kopi apa?" tanya pak Wook yang menyeruput kopi ya sedikit demi sedikit. "Pakai kopi yang di dapur la, Pak!" "Tapi kok beda, ya?" tanya pak Wook seolah sedang bermonolog "Beda tanganlah pak Wook." Aldo mencoba menggoda pak Wook. "Wah, ternyata kopi buatan Non mantap banget, kalah kopi buatan bik Nah. Ini seperti kopi bikinin ...."
9.856.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang dua kopi
Read
+Library
Nobody Knows

Nobody Knows

Kirei tidak kuasa menahan senyumannya. “Jenis kopinya yaitu arabika, librika, robusta, excelsa.” Ujar Haru lagi dia menoleh melihat Kirei yang berada di samping atasannya dengan menyunggingkan senyum. Kirei mendengus kesal mendengar kata asing baginya dia menatap kesal Haru tapi langsung merubah ekspresi menjadi senyuman saat menatap atasannya dan berkata.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 81 Beses bilang dua kopi
Read
+Library
Dua Labuhan Cinta

Dua Labuhan Cinta

“Tapi aku pun tidak tahu sampai kapan bisa menjaganya.” Alex menundukkan kepala, menatap gelas kristal berisi cairan berwarna cokelat bening dan es di dalamnya. Dia lantas menenggak semua isi di dalam gelas itu, berharap alkohol bisa sedikit melupakan penyesalan di hati, meringankan beban yang ditanggung selama dua tahun ini.
105.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 175 Beses bilang dua kopi
Read
+Library
Istri Berdosa si Bos Paranoid

Istri Berdosa si Bos Paranoid

Billy menyodorkan menu pada Michael dan Irene sambil berkata, "Coba kalian lihat, mau pesan apa?" "Kopi di sini lumayan enak." Layaknya seorang pembawa acara, Lidya berkata, "Biji kopi di sini pilihan pemilik tokonya, yang paling terkenal yaitu biji kopi Kona. Sekarang, biji kopi Kona sudah makin jarang ada. Bukankah sebelumnya kamu lumayan suka minum kopi? Mau coba segelas kopi Kona, nggak?" Irene menunduk dan menjawab, "Nggak perlu, aku minum teh susu saja."
1050.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang dua kopi
Read
+Library
Mantan Posesif

Mantan Posesif

ucap Dilla pelan di akhir kalimat. CRAASSS Tiba-tiba Dilla nyiram gue pakai kopi cappucino yang sedari tadi dia pegang Gue seketika kaget membeku.
103.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 114 Beses bilang dua kopi
Read
+Library
Suami Super Kaya

Suami Super Kaya

Tergambar jelas Niko sedang terbakar cemburu. ‘Niko akan membunuhku jika aku menerima dan meminum kopi ini.’ Danang membatin. Danang pun menoleh ke arah Echa, “Kamu tahu, sebenarnya aku tidak terlalu suka kopi,” ucapnya sambil menggeser cup kopi itu lebih dekat dengan Niko. “berikan saja kopi ini pada suamimu.” “Oh, sungguh?” tanya Echa. “karena tadi Melda mengatakan anda menyukai mocha.”
1022.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 861 Beses bilang dua kopi
Read
+Library
Istri Yang Diremehkan Ternyata Miliarder

Istri Yang Diremehkan Ternyata Miliarder

“Dara tolong buatkan saya kopi.” Dara langsung berdiri. Ia takut jika bosnya benar-benar sakit. Rencana jalan-jalan berdua bisa saja gagal dan kemungkinan tidak ia dapatkan lagi. Dengan langkah tergesa Dara membuatkan kopi untuk Leonardo, berharap dengan kopi buatannya semua menjadi lebih baik. Tidak lama, Dara tiba dengan kopi seperti yang Leonardo inginkan. Lebih banyak kopi dibandingkan dengan gula.
105.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 161 Beses bilang dua kopi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status