Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dua Labuhan Cinta

Dua Labuhan Cinta

“Tapi aku pun tidak tahu sampai kapan bisa menjaganya.” Alex menundukkan kepala, menatap gelas kristal berisi cairan berwarna cokelat bening dan es di dalamnya. Dia lantas menenggak semua isi di dalam gelas itu, berharap alkohol bisa sedikit melupakan penyesalan di hati, meringankan beban yang ditanggung selama dua tahun ini.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 171 Times as dua kopi
Read
+Library
Istri Berdosa si Bos Paranoid

Istri Berdosa si Bos Paranoid

Billy menyodorkan menu pada Michael dan Irene sambil berkata, "Coba kalian lihat, mau pesan apa?" "Kopi di sini lumayan enak." Layaknya seorang pembawa acara, Lidya berkata, "Biji kopi di sini pilihan pemilik tokonya, yang paling terkenal yaitu biji kopi Kona. Sekarang, biji kopi Kona sudah makin jarang ada. Bukankah sebelumnya kamu lumayan suka minum kopi? Mau coba segelas kopi Kona, nggak?" Irene menunduk dan menjawab, "Nggak perlu, aku minum teh susu saja."
1049.7K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as dua kopi
Read
+Library
MADU TAK TAHU MALU, SIAP KUJADIKAN BABU.

MADU TAK TAHU MALU, SIAP KUJADIKAN BABU.

Membuat gaduh saja. Aku duduk menyeduh kopi. Aku memang penikmat kopi, tak kalah dengan Mas Damar. "Mau kopi, Mas?" tawarku dengan senyum. Mas Damar yang tengah menggaruk kepalanya seketika menoleh. Sudah kusiapkan dua cangkir kopi. Aku duduk dan menikmati kopi dengan rileks. Sengaja kubuat nikmat, agar Mas Damar yang masih berdiri didekat pintu tergoda.
7.0K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as dua kopi
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Ia mengaduknya perlahan dan mendiamkannya kurang lebih dua puluh detik. Ia menekan plunger hingga kopi menetes pada gelas dan selesai. Daniel berhasil membuat satu cangkir espresso. Ia pun mengulangi proses yang sama hingga menghasilkan dua cangkir espresso. Satu untuk dirinya dan satu lagi untuk Riko.
10146.7K viewsCompletedAdded to Library 4.8K Times as dua kopi
Read
+Library
Mantan Posesif

Mantan Posesif

ucap Dilla pelan di akhir kalimat. CRAASSS Tiba-tiba Dilla nyiram gue pakai kopi cappucino yang sedari tadi dia pegang Gue seketika kaget membeku.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as dua kopi
Read
+Library
Jatuh Cinta Pada Chef Duda

Jatuh Cinta Pada Chef Duda

Dua kalimat Arjuna itu sukses membuat dada Renata semakin sesak. "Oh, gitu," Renata mengembuskan napas panjang, lalu... "Mau saya buatin teh atau kopi, Pak?" tawarnya. Arjuna mengangguk, "Dua cangkir kopi." Renata mengernyitkan dahinya, "Dua?" "Iya, satu untuk saya dan satu lagi untuk kamu." Tetap saja Renata tidak peka dengan ucapan Arjuna. "Ah, saya nggak pernah minum kopi, Pak. Kalau gitu, saya ke dapur dulu ya," pamit Renata kepada Arjuna.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as dua kopi
Read
+Library
Suami Super Kaya

Suami Super Kaya

Tergambar jelas Niko sedang terbakar cemburu. ‘Niko akan membunuhku jika aku menerima dan meminum kopi ini.’ Danang membatin. Danang pun menoleh ke arah Echa, “Kamu tahu, sebenarnya aku tidak terlalu suka kopi,” ucapnya sambil menggeser cup kopi itu lebih dekat dengan Niko. “berikan saja kopi ini pada suamimu.” “Oh, sungguh?” tanya Echa. “karena tadi Melda mengatakan anda menyukai mocha.”
1022.4K viewsOngoingAdded to Library 849 Times as dua kopi
Read
+Library
Istri Yang Diremehkan Ternyata Miliarder

Istri Yang Diremehkan Ternyata Miliarder

“Dara tolong buatkan saya kopi.” Dara langsung berdiri. Ia takut jika bosnya benar-benar sakit. Rencana jalan-jalan berdua bisa saja gagal dan kemungkinan tidak ia dapatkan lagi. Dengan langkah tergesa Dara membuatkan kopi untuk Leonardo, berharap dengan kopi buatannya semua menjadi lebih baik. Tidak lama, Dara tiba dengan kopi seperti yang Leonardo inginkan. Lebih banyak kopi dibandingkan dengan gula.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as dua kopi
Read
+Library
Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan

Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan

Dia tetap memasang senyum di wajahnya walau pikirannya sedang campur aduk tidak karuan. “Aku juga mau membuat kopi, ayo ke pantry bersama,” balas Della. Keduanya melangkah bersama meninggalkan ruangan menuju pantry yang ada di dekat lift. Di sana, Ayudhia segera menyalakan mesin pemanas air, setelahnya mengambil sebungkus kopi instan dan menuangkan ke cangkir sambil menunggu air panas siap.
1062.5K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as dua kopi
Show Reviews (23)
Read
+Library
Ernhyy Ahza❤️‍🩹
hemm aku kok mikirnya Arlo sngaja yah membiarkan berita itu terus naik dan naik dan membiarkan sahamnya turun dlu ,biar saat semua kbenaran yg dia kantongin bsa lngsng jdi boom wktu buat Ardhana krna ulah disya dan fiona
Indri GN
Ceritanya bener-bener bikin emosi pembaca naik turun ini mah. mana lagi di dukung sama alur cerita yang jelas dan tidak bertele-tele. suka bnget sama jalan ceritanya. pengen cepet-cepet ada di ujung bab, soalnya penasaran bnget sama hubungan kontrak Ayu dan Arlo akan sprti apa nntinya
Read All Reviews
Coworkerku Alpha

Coworkerku Alpha

Tak lama berselang, Clara yang baru keluar dari kamar mandi langsung disergap dengan aroma kopi yang pekat, Zevko baru saja membuat dua cangkir kopi hangat yang harum dan membangkitkan semangat. "Wah kopinya harum sekali," ujar Clara sambil duduk di kursi bar. "Mau pakai susu?" tanya Zevko sambil menyodorkan secangkir kopi kepada Clara. "Tidak, aku suka kopi hitam." "Wah selera kita sama," jawab Zevko sambil duduk di samping Clara. Keduanya segera menyesap kopi di cangkir masing-masing.
10955 viewsOngoingAdded to Library 38 Times as dua kopi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status