Jatuh Cinta Pada Chef Duda
Dua kalimat Arjuna itu sukses membuat dada Renata semakin sesak.
"Oh, gitu," Renata mengembuskan napas panjang, lalu... "Mau saya buatin teh atau kopi, Pak?" tawarnya.
Arjuna mengangguk, "Dua cangkir kopi."
Renata mengernyitkan dahinya, "Dua?"
"Iya, satu untuk saya dan satu lagi untuk kamu."
Tetap saja Renata tidak peka dengan ucapan Arjuna.
"Ah, saya nggak pernah minum kopi, Pak. Kalau gitu, saya ke dapur dulu ya," pamit Renata kepada Arjuna.
Hot Chapters