Aku Dan Tuan Duke
Air matanya mengalir tanpa suara setiap malam, seolah ia telah ditakdirkan untuk hidup sebagai bayang-bayang dirinya sendiri.
Suatu hari, Alden, putra Duke Asterfall, memasuki hutan untuk mencari herb langka demi menyembuhkan ibunya yang sakit. Ketika ia tersesat, ia melihat cahaya pucat dari jendela benteng itu. Di dalamnya ia mendengar suara lirih, seperti seseorang yang menangis selama bertahun-tahun. Didukung rasa iba, ia memberanikan diri masuk dan menemukan Putri Serene duduk sendirian, diselimuti aura duka yang begitu kental.