Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Manusia Kelabang

Manusia Kelabang

Nenek itu mulai berbicara dengan suara serak, mirip seperti radio rusak yang langsung menusuk telingaku. "Pertama, siapkan sepuluh ribu kelabang besar." "Kelabang besar ini berbeda dengan kelabang biasa yang kamu temukan di celah-celah batu." "Mereka diberi makan daging mentah, tumbuh lebih gemuk, bahkan bisa sebesar lengan anak kecil." Membayangkan kelabang merah yang besar, tubuhnya menggeliat dan terbelah-belah, dengan kaki-kaki kecil yang tak terhitung jumlahnya saja sudah membuatku mual.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as ember besar
Read
+Library
Pembalasan Dendam Raja Beladiri

Pembalasan Dendam Raja Beladiri

Tanya Chen Nazi itu sambil tersenyum ramah. Ye Tian membuka halaman per halaman dan melihat sesuatu yang menarik, "Ini Kapal Tingkat Dewa Langit ?" "Benar sekali tapi ini adalah barang bekas tapi kondisinya masih sangat bagus, Dimensi didalamnya terdapat sebuah Kota besar dan mampu menampung ratusan ribu orang. Harganya 75 juta giok abadi apakah Tuan Ye Tian tertarik, kami juga menyediakan pembayaran cicilan dan hanya perlu memberikan setengah dari harga sebagai uang muka." Chen Nazi menjelaskan semuanya dengan rinci.
1026.9K viewsCompletedAdded to Library 727 Times as ember besar
Read
+Library
Istri Buta Kesayangan Bos Besar

Istri Buta Kesayangan Bos Besar

Mengapa dia menjadi perbincangan? Dan muncul lagi trending topik mengenai keterkaitan Jelita dengan Infinite Corporation. Pasalnya hanya nama Royal lah yang muncul dalam pencarian orang paling berkuasa di tiga provinsi terbesar pada negaranya. Dan pengaruh Royal cukup kuat. "Mereka tak ada habisnya...." gumam Royal. Komentar-komentar lain mulai bermunculan. Dan lebih banyak komentar negatif yang muncul, mulai menghina nama Jelita Maharani.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as ember besar
Read
+Library
Berebut Pantas

Berebut Pantas

Biasanya di jam segini dia akan berada di dalam kamar, mengerjakan tugas kuliah ataupun mencari informasi terkini yang berhubungan dengan fotografi. Kali ini berbeda. Dio gerah, tapi bukan dalam artian yang sebenarnya. Lelaki yang dikenal humoris oleh teman-temannya itu, nyatanya tidak baik-baik saja. Semua gara-gara sang mama yang terus berdebat dengan Ayah Zen perihal kebangkrutan. “Harga beras dan minyak sudah naik, tuh! Dengerin, tuh, beritanya! Lalu, bagaimana nasib kita ke depannya?”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as ember besar
Read
+Library
Bicara

Bicara

Penggemar bala-bala Bi Eni Tama gila Woy Nyet! @biantara Arya agak waras Kmana lu bro? Dicariin misell noh Tama gila Misell gue gebet ya bi? Arya agak waras Ah si sableng! Punya temen diembat jg! Bi lo kmn sih? Misell gajadi rapat malah lo tinggalin Tama gila Bi lo lagi di pedalaman mana sampe gbisa bles kita?
7.5K viewsOn holdAdded to Library 245 Times as ember besar
Read
+Library
Kakakku Yang Berengsek

Kakakku Yang Berengsek

Deian Elbar : Sampai kita dilarang buat datang ke apart-nya. Alvaro Addison O****e* Brave Ice : Kesini aja lah ... Brave Ice : Gue bosen gak bisa ngapa-ngapain. Brave Ice : Mana gue baru dateng. Brave Ice : Adek sialan gue udah buat gue langsung darah tinggi pula. Brave Ice : Bikin naik pitam anjir! Alvaro Addison : Sialan ... Alvaro Addison :
9.77.4K viewsCompletedAdded to Library 171 Times as ember besar
Read
+Library
Senandika

Senandika

“Bukannya nggak enak?” Shera melototkan matanya, tidak setuju varian kesukaannya dibilang tidak enak. “Enak kok, jahat banget yang bilang full cream nggak enak. Sama kaya yang bilang matcha rasanya kaya rumput, padahal enak.” “Selera lo aneh-aneh, ya,” Jevan mengangguk-angguk takjub sambil menepuk tangannya. “Samyang yang kemarin gimana? Pedes?”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as ember besar
Read
+Library
Renggali

Renggali

selain urusan bisnis, ada hal lain juga yang ingin dibicarakan. Orang ini sangat berpengaruh di kota itu. bukan cuman itu saja, bahkan anak perusahaannya juga ada di beberapa negara Asia. Tidak heran jika hanya mendengar namanya saja bisa membuat orang terkejut. Sesampainya di depan halaman rumah yang dituju, semua mata akan terkagum ketika melihat kediaman yang bagaikan istana itu. mulai dari gaya arsitekturnya, ditambah kesan yang begitu megah yang memperkuat aura rumah itu.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as ember besar
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

ucap Varo lirih. “Bukannya, rumah kamu lebih mewah, lebih besar dan megah? Aku tahu Papi kamu pekerja keras, jadi pasti hunian kamu lebih nyaman.” Meera kemudian membuka pagar rumahnya dan mempersilakan Varo masuk. “Assalamu’alaikum,” sapa Meera sambil mengetuk pintu dengan dua daun pintu berwarna cokelat tua tersebut. “Wa’alaikumsalam,” jawab seorang wanita dari dalam rumah.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as ember besar
Read
+Library
Jatah Malam Nyonya Besar

Jatah Malam Nyonya Besar

cemooh Joni, nadanya kian merendahkan. "Mau kerja apa kamu di kota besar kayak Jakarta ini kalau keluar dari sini, Her? Kamu itu cuma punya ijazah SMA dan modal badan gede doang. Mau daftar ke yayasan lain? Nama kamu bisa saya bikin black-list dalam satu kali telepon! Atau... kamu udah nyerah, mau pulang ke kampung aja dan ngangon kambing di sana?" Pria gempal itu tertawa terbahak-bahak, suara tawanya yang nyaring memenuhi ruangan, seolah-olah leluconnya adalah hal paling cerdas yang pernah diucapkan di kantor itu.
50.9K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as ember besar
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status