REINKARNASI
Di balik hiasannya yang cantik, ronce melati juga dimaknai sebagai kesucian dan kemurnian hati pengantin wanita.
Selain hiasan kepala yang berupa siger, ronce, maupun kembang goyang, Tatiana juga memakai bawahan batik khas Sunda yang biasa disebut batik samping lereng eneng. Batik dengan motif garis serong ini juga memiliki makna yang cukup dalam.Layaknya lereng pegunungan, batik lereng eneng juga merupakan simbolisasi suatu harapan akan tumbuhnya masa depan yang baik, kebahagiaan, dan juga kesuburan dalam pernikahan yang akan Gendis jalani bersama Buana.