Pura-Pura Mati
"Terima kasih, Sus. Em, boleh saya minta tolong?"
"Minta tolong apa, Buk?"
"Pinjam hpnya, saya ingin menghubungi suami saya, Sus," pintaku, mengiba.
"Tentu saja, Buk. Silahkan pakai aja."
Wanita yang bernama Erni itu memberikan handphonenya padaku. Segera kuketik nomor mas Andra, setelahnya kutekan tombol telpon. Dan sambung telponnya terhubung. Satu dua detik kemudian, tak ada jawaban dari Mas Andra.
Hot Chapters