Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Memoar Rasa

Memoar Rasa

Entah apa yang otak ku pikirkan saat ini, terlalu naif dan klise sehingga temanku saja menganggapku gila. Tapi satu hal yang aku yakini, bahwa manusia akan terus mencari jawaban-jawaban atas pertanyaan yang terbenam di pikiran. Apa aku sudah terlihat seperti filsuf? Hahaha. Aku tidak ingin berhenti sampai ini. Semua orang memang punya tujuannya masing-masing, namun tidak semua orang punya yang namanya terminal untuk dapat mencapai tujuan itu. Aku memang bukan seorang filsuf, namun aku menyukai karya-karya besar para filsuf, baik itu filsuf barat maupun filsuf Islam.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as filsafat jerman
Read
+Library
Istri Kecilku

Istri Kecilku

Diana mencubit pinggang Aksara, membuat pria itu sedikit meringis tapi malah makin erat memeluknya. ​Mereka sampai di lorong paling ujung, bagian Filsafat Eksistensialisme dan Psikologi Analitik. Lorong ini biasanya sepi banget, cuma dihuni orang-orang yang wajahnya tampak lebih berat dari beban hidup mereka. Aksara berhenti di depan sebuah rak, matanya memindai deretan buku karya Carl Jung.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as filsafat jerman
Read
+Library
Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Dalam Dekap Hangat Pak Profesor

Di luar, Jakarta sudah terlelap, namun di dalam penthouse mewah itu, Sasha masih berperang dengan tumpukan buku diktat dan catatan yang berserakan di meja kopi. Besok adalah ujian tengah semester Filsafat Moral, mata kuliah yang diampu oleh William. Dan ironisnya, tinggal serumah dengan sang dosen tidak membuat materi itu lebih mudah masuk ke otak Sasha. Justru, keberadaan William yang sedang duduk santai di sofa seberang sambil membaca jurnal asing membuat konsentrasi Sasha buyar. "Argh..." Sasha mengerang frustrasi, membenamkan wajahnya ke bantal sofa. "Kenapa Jeremy Bentham harus menciptakan Hedonistic Calculus yang serumit ini?"
9.421.7K viewsCompletedAdded to Library 477 Times as filsafat jerman
Read
+Library
Dikejar Lelaki Dingin yang Menolakku

Dikejar Lelaki Dingin yang Menolakku

Dia berhenti sejenak, menatap langsung mata Tante Lila yang terbelalak. "Dan soal Jerman, itu bukan sekedar 'kuliah dan kerja'. Itu adalah ambisiku untuk menjadi ahli di bidangku, untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa. Jika itu membuatku menjadi 'pilihan yang sedikit' bagi para lelaki, maka aku rasa... itu adalah filter yang bagus."
1.1K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as filsafat jerman
Read
+Library
Istri Ketiga

Istri Ketiga

Mulai dari filsafat, sejarah Jerman, antropologi, hingga isu-isu terkini yang sedang hangat diperbincangkan. Dengan tenang dan penuh keyakinan, Kinan menjawab satu per satu pertanyaan yang diajukan kepadanya. Tanggapannya begitu tepat dan menjelaskan dengan begitu baik, sehingga tak ada yang ragu akan kecerdasan dan kematangan pikiran Kinan.
85.1K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as filsafat jerman
Read
+Library
Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Slide pertama muncul, ‘Membedah Psikologi, Ilmu Tunggal atau Campuran? “Sebelum saya mulai, saya ingin mendengar apa yang kalian ketahui tentang bagaimana hubungan antara psikologi dan filsafat?” tanya pak Javin sembari mengedarkan tatapannya ke seluruh mahasiswanya. Hening. Tidak ada yang angkat tangan dan bersuara. Entah karena tidak tahu, atau karena malas cari perhatian. “Kamu.” Semua kepala menoleh ke arah telunjuk pak Javin. Beberapa mahasiswa menunggu jawaban yang mungkin akan mereka kutip untuk bahan gosip sore nanti.
1049.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as filsafat jerman
Read
+Library
Tiba-Tiba Menikah!

Tiba-Tiba Menikah!

Buku itu merupakan buku filsafat karya Aristoteles, salah satu dari Trio Filsuf Yunani. Treeng! Suara nyaring tiba-tiba terdengar dari luar ruangan Edgar, seperti ada seseorang yang tak sengaja menendang kaleng kosong. Di samping itu pula, Edgar melihat sekilas bayangan hitam yang lewat melalui jendela ruangannya. 'Seperti ada seseorang di luar? Siapa, ya?' batin Edgar bertanya-tanya. Karena rasa penasarannya, akhirnya Edgar bangkit dari kursi dan berinisiatif untuk mengecek keadaan di luar ruangannya.
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 327 Times as filsafat jerman
Read
+Library
Cinta Kedua Kami

Cinta Kedua Kami

Dan nun jauh disana, di negara Jerman seorang pria sedang belajar Agama yang selama ini tidak pernah terpikirkan olehnya akan mempelajarinya. Disela sela kesibukannya mengurus bisnisnya, dia selalu menyempatkan diri membaca sebuah buku yang mengupas tentang Agama Islam, entah kenapa dia melakukannya. Apakah ucapannya waktu itu terhadap Ajeng memang sebenar benarnya keluar dari dalam hatinya sehingga dia melakukan hal sampai sejauh ini.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as filsafat jerman
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

"Aku mengerti. Tapi tahukah kamu, justru orang yang pernah jatuh sampai sedalam itu... punya kesempatan untuk mencintai dengan lebih jujur." Bumi menyeringai. "Itu kata-kata yang bagus. Apa itu dari filsuf Jerman atau hanya dari isi kepalamu sendiri?" "Kau jangan salah... kadang isi kepala ini juga bisa bijak, walau tidak sering," balas Pandu sambil tertawa. Bumi juga tertawa. Pandu mencondongkan tubuhnya sedikit. "Kamu pernah merasa tertarik pada seseorang setelah Tari?"
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 378 Times as filsafat jerman
Read
+Library
Merajut Asa

Merajut Asa

Haru memenuhi ruang hatinya. Diletakkannya kembali buku berwarna hijau tersebut dan bergeser ke lemari sebelah kanan. Buah pikiran Kierkegaard, Nietzsche, Sartre, Dostoevsky, Heidegger, Merleau-Ponty, dan tokoh lain dari berbagai aliran filsafat meramaikan jajaran bukunya. Sebuah lengkungan tercipta di bibir Jovita, teringat kesan pertamanya saat bertemu Joseph. Pria itu lebih mirip pemain band dibanding pecinta buku-buku filsafat berat seperti ini.
1062.5K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as filsafat jerman
Show Reviews (64)
Read
+Library
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Read All Reviews
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status