Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Krisan Putih

Pendekar Krisan Putih

"Hal dasar keberhasilanmu adalah seberapa kuat fokusmu di dalam benak, hapus semua hal yang membuatku teralihkan." "Selama itu, kau mungkin akan terusik oleh sesuatu dari luar," kelakar Janardana tiba-tiba berubah serius. "Apapun itu, baik suara yang kau kenali, teguhkan hatimu untuk tidak terjerumus."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai focusing
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Seeyana mengangguk. Sepanjang sisa pagi, ia bekerja dengan fokus yang aneh bukan fokus yang tegang, melainkan fokus yang terasa seperti upaya menunda. Ia menyelesaikan hal-hal kecil yang selama ini bisa menunggu, seolah dengan itu ia bisa mengulur sesuatu yang lebih besar.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai focusing
Baca
+Pustaka
DATE ME PLEASE!

DATE ME PLEASE!

ku lirik lagu beberapa orang yang menatapku dan mereka yang tertangkap oleh mataku langsungmemasang senyum dan melambaikan tangan yang kubalas dengan anggukan kecil. "tidak usah diperdulikan, fokus saja dengan pekerjaanmu." terdengar bisikan Maddie dari arah samping membuatku menoleh "aku hanya penasaran." jawabku singkat lalu kembali mengerjakan pekerjaanku kali ini aku berusaha untuk fokus dengan apa yang ada dihadapanku, dengan sekuat tenaga kualihkan fokusku pada hal yang penting saja.
746 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai focusing
Baca
+Pustaka
Eratnya Pelukan Tuan Presdir Malam Itu

Eratnya Pelukan Tuan Presdir Malam Itu

“Kalau kamu kaku, arah tembakanmu tidak akan tepat.” Acha menutup mata sebentar, lalu membukanya kembali. Ia memilih fokus dan berusaha mengabaikan posisi mereka yang jelas mengacaukan pikirannya. Satu hal yang ditanamkan dalam hati, ini hanya latihan, tidak ada hal lain. “Acha,” panggil Elvano, lebih dekat ke telinga Acha, “fokus ke satu titik. Jangan ke hasilnya.” Acha mengangguk kecil.
1028.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 846 kali sebagai focusing
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku, Renshu!

Sentuh Aku, Renshu!

​Ibu jari Renshu menekan pelan pergelangan tangan Liying. ​"Tatapan matamu tidak boleh terbagi," lanjut pria itu dengan nada rendah yang memerintah sekaligus membuai. "Fokuskan pada satu titik. Anggap apel itu adalah mata pria yang ingin menghancurkan hidupmu."
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai focusing
Baca
+Pustaka
Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Semoga nantinya menggelitik hati Dek Arif dan Dek Hana untuk bergabung kembali. Benar yang pernah aku baca. Saat kita fokus ke suatu titik, itu sama saja kita menariknya untuk mendekat. Sama seperti sekarang, aku fokus ke pekerjaan dan pikiran positif. Jadi semua yang mendukung akan dengan sendirinya datang mendekat.
1037.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai focusing
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Sang Fotografer

Terjerat Cinta Sang Fotografer

Aku melangkah dalam diam menuju sudut ruangan lalu duduk sendiri di sana. Setiap gerak-gerik Fai tidak lepas dari pengawasan mataku. Dia tampak begitu konsentrasi dan berdedikasi. Seseorang jika bekerja sesuai passion pasti akan begitu menikmatinya. Seperti Fai. "Satu kali lagi. Tatapannya agak fokus ya, Mia. Perhatikan kamera. Fokus kamu jangan pecah," kata Fai memberi instruksi model kami.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 428 kali sebagai focusing
Baca
+Pustaka
Dalam Obsesi Sang Alpha: Aku Bukan Luna yang Terbuang

Dalam Obsesi Sang Alpha: Aku Bukan Luna yang Terbuang

Ia butuh fokus sepenuhnya. "Pelan," gumamnya samar. Tangannya terangkat sedikit di depan dada, seakan sedang menahan aliran air yang sangat deras agar tidak meluap. Fokusnya kini tertuju ke satu titik di tenggorokan. Rasa panas itu muncul kembali dengan sangat cepat. Kali ini jauh lebih kuat, seperti bara api yang ditiup angin kencang. "Ha," suara itu keluar. Kecil. Hanya berupa embusan.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai focusing
Baca
+Pustaka
The Mafia's Deceptive Bride

The Mafia's Deceptive Bride

Maju. Ia menarik napas penuh debu, mengabaikan sakit di telinga dan matanya, dan menanamkan fokus total ke titik pendaratan—sehelai daun yang mustahil. The Cleaner. Entah dari mana, pelatihan masa kecil yang diyakininya hanya mimpi buruk kini bangkit. Ketakutan itu disaring dan berubah menjadi energi yang tajam dan terkonsentrasi. Dia merasakan tubuhnya tahu apa yang harus dilakukan, padahal otaknya panik. Jatuhkan pinggul. Pijak kuat. Jangan melihat ke bawah.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai focusing
Baca
+Pustaka
Kacamata Penakluk Wanita

Kacamata Penakluk Wanita

"Bagaimana caranya? Aku ingin lebih dekat." "Gunakan imajinasimu, Tuan Bima. Bayangkan saja posisimu mendekat, persis seperti saat kau melakukan zoom pada foto di ponselmu. Fokuskan niatmu pada objek itu." Aku memicingkan mata, memusatkan seluruh sisa konsentrasiku pada sosok Rahmi yang tengah mengerang.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai focusing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status