Dendam Pernikahan Pewaris Tampan
Nasi hangat dalam mangkuk keramik, sayur bening, ayam goreng kremes, sambal, tumis buncis.
Semua tampak sederhana, kecuali porselen putih dengan pinggiran emas, sendok garpu perak berukir, dan penyajian yang terlalu rapi untuk disebut ‘rumahan’.
“Ayo makan,” ucap Devanka, suaranya datar.
Nayara mengangguk. Ia tak berani bilang kalau perutnya menolak, bukan karena tak enak, tapi karena rasa canggung yang pekat.
Bab Populer