Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FATED

FATED

Sama halnya dengan wanita yang masih memandangi sebuah nisan di hadapannya. “Yoon Jae-ah, tadi, aku baru saja mendengarkan sebuah lagu baru. Lagu itu berjudul Re-Birth. Aku mengetahui lagu itu dari seseorang yang tidak terduga,” ia tertawa. “Hal yang paling lucu adalah, kurasa lagu ini menceritakan mengenai kita. Ya, kisah kita. Kau tahu? Kisah kita belum usai meski kau sudah pergi meninggalkanku lebih dulu.”
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai futuhul ghaib
Baca
+Pustaka
Fated

Fated

Aku lalu memegang jari kelingkingnya dan membelainya dengan lembut; Aku ingat sebuah cerita yang pernah dia ceritakan kepadaku. “Vincent... Pernahkah kamu mendengar cerita tentang benang merah takdir?” tanyaku. Dia terdiam sejenak sambil berpikir, lalu dia berkata, “Hm. Aku pernah mendengar cerita itu ketika aku pergi ke Jepang. Masyarakat setempat menyebutnya “Unmei no akai ito”. Menurut legenda, para dewa mengikatkan benang merah tak terlihat ke jari kelingking dua orang yang terikat untuk menemukan satu sama lain dalam kehidupan ini. Mereka akan saling mencintai apa pun yang terjadi dan hanya kematian yang bisa memisahkan mereka.”
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai futuhul ghaib
Baca
+Pustaka
Takdir Yang Tersembunyi

Takdir Yang Tersembunyi

Reflek aku membalikkan badanku kesebelah kiri, aku menatapnya dari atas sampai bawah tampak seorang wanita dengan rambut sebahu terurai, tinggi semampai dengan gaun berwarna hitam selutut tersenyum kepadaku. "Siapa dia?" batinku sambil mengangkat salah satu alisku. -To be continued-
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai futuhul ghaib
Baca
+Pustaka
The Secret

The Secret

Aku bahkan tak melihat apa-apa selain awan hitam pekat yang bergerak hebat seperti badai. Ini jelas bukan energi yang dimiliki manusia normal. Seumur hidup, inilah pertama kalinya aku melihat hal yang seperti ini. Tiba-tiba, aku mendapat firasat buruk. Nampaknya, di masa depan aku akan bertemu dengan hal-hal yang mengejutkan diriku. Ini buruk. Karena sepertinya, hidup normal tanpa hambatan atau gangguan dari makhluk-makhluk itu adalah hal yang mustahil kudapatkan.
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai futuhul ghaib
Baca
+Pustaka
Sejuta fikiran

Sejuta fikiran

Kemudia tertawa kecil "Lalu,aku harus apa?" "Sekarang aku bebas. Itu semua berkat kau" "A--aku" Setta tersenyum kecil. mendekati bibirnya ketelinga Gebi yang perlahan memundurkan badan kebelakang tetapi terhimpit oleh badan mobil lain. "Ramuan itu, bisa mengikat kejeniusan seseorang. Hingga membebaskan aku dari segel kegelapan Azkria"
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai futuhul ghaib
Baca
+Pustaka
Firdaus

Firdaus

Lebih tepatnya, kenapa tetap mencari masalah dengannya? "Tumben lewat perpustakaan? Gak lewat Lab Bahasa kayak biasanya," Kata Firdaus yang melihat Haikal sedang berusaha untuk berdiri. Haikal sudah berhasil berdiri lagi dengan bertumpu pada dinding, "Apa yang kakak mau da-" "Mau kabur ya??" Belum selesai dengan perkataannya, Firdaus keburu memotongnya sambil menarik kerah baju Haikal dan mengangkatnya sedikit sambil mendorongnya menempel dinding.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai futuhul ghaib
Baca
+Pustaka
Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)

Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)

Banyak penjelajah yang tersesat bukan karena kehilangan arah, tetapi karena melihat sesuatu yang tidak pernah ada. “Ada catatan,” kata Thalysa sambil membalik lembaran usang yang memuat tulisan tangan beraksara kuno, “bahwa gurun ini dulunya adalah dasar samudra. Lalu setelah Catastrophe pertama, lautan menghilang, dan panas dari dasar dunia naik ke permukaan.” Fabio hanya mengangguk pelan. Ia tidak banyak bicara malam itu, tidak karena pikirannya terbebani, tetapi karena suasana tenang yang tidak pantas diusik oleh kalimat-kalimat berat. Mereka duduk berdua di tengah ruangan yang remang, hanya ditemani cahaya lentera kecil yang bergoyang ditiup angin.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai futuhul ghaib
Baca
+Pustaka
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Di sampingnya, Galuh berdiri tegap dengan jas hitam rapi, memandang Ratri dengan penuh keyakinan. Ijab kabul berlangsung dengan khidmat. Suara penghulu menggema, dan jawaban Galuh yang lantang membuat dada Ratri bergetar. Tamu yang hadir bersorak lirih, beberapa mengucap syukur, beberapa lain hanya bisa terdiam menyaksikan perubahan hidup yang tak pernah mereka kira.
622 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai futuhul ghaib
Baca
+Pustaka
Lintas Takdir dan Kutukan

Lintas Takdir dan Kutukan

Bab 15: Di Ambang Kegelapan Udara terasa berat ketika Ananta, Randu, dan Sekar berdiri di perbatasan tanah terlarang, sebuah tempat yang penuh dengan legenda kelam dan bisikan kutukan. Langit di atas mereka tampak gelap meskipun hari baru saja berlalu siang, seolah-olah matahari sendiri enggan bersinar di atas wilayah yang dipenuhi bayangan ini. Ananta menggenggam Pedang Cahaya dengan erat, sinarnya yang lembut namun kuat memberinya ketenangan. Ini adalah langkah besar; perjalanan yang akan menentukan nasibnya dan nasib kerajaan.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai futuhul ghaib
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status