Pria Misterius Itu Bukan Manusia
Seperti tiga orang sisanya yang ada di sini, baru kuketahui kalau gadis berambut sebahu itu adalah Fina, lelaki berambut hitam legam dengan kulit putih adalah Gavin, dan satu lagi lelaki berambut keriting yang beranama Faiz.
Tadi kami hanya berkenalan secara singkat dan Fajar langsung menyuruh kami untuk latihan. Setelah menyanyikan satu lagu, kami beristirahat sejenak.
“Suara lo bagus, El,” ucap Fajar yang diangguki oleh Gavin, Fina, dan Faiz.
Fina yang sejak tadi sibuk berkutat pada keyboard kini berjalan ke arahku dengan senyum lebarnya. “Halo, Elisa,” sapanya.
Hot Chapters