ENAK, PAK DOSEN!
Di tengah puncak gairah yang menyiksa, racauannya mulai berubah menjadi gumaman yang tidak terduga, seolah-olah kejujuran di alam bawah sadarnya mulai ikut keluar.
“Gara ... lo jahat ... hhh ... lo buaya ... t-tapi kenapa lo dingin banget di sana? Ahhh! Sagara, gue ... hhh ... aku mau ... mau lo ada di dalam ... hhh, p-panas banget di dalam sini, Gara! Tolong ... ahh! Masukin, Gara ... masukin dikit aja!”
Sagara menanggapi, “Gak, gue gak bakalan masukin lo!”
ตอนยอดนิยม