Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tunangan Direbut Paksa, Diincar Pria Buruk Rupa

Tunangan Direbut Paksa, Diincar Pria Buruk Rupa

Alula tersenyum lebar. Mumpung masih di kota, Alula menuju toko alat tulis. Uang itu akan dibelikan buku, pensil, dan alat tulis lain untuk cedera mata anak-anak didiknya ketika pamit dari sekolahan nanti. Ia berniat memberikan semacam kuis. Siapa yang bisa menjawab pertanyaannya, akan diberi hadiah. Ia sebenarnya sudah pamit via W* kepada kepala sekolah sejak beberapa waktu yang lalu, tinggal formalitasnya saja dengan datang dan menyerahkan surat pengunduran diri.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Kisah Cinta Si Ahli Membuat Batasan

Kisah Cinta Si Ahli Membuat Batasan

Setelah sekian lama, akhirnya kunikmati waktu jalan-jalan sendiri dengan hati senang tak terkira. Tujuan pertama yang kutuju adalah toko Alat Tulis Kantor (ATK) yang terkenal di kota ini. Toko yang terletak di pinggir jalan, yang dibagun tak kalah megah dari supermarket. Tokonya bersih, luas, lengkap dan pelanggan bebas untuk mengambil sendiri barang yang hendak dibelinya secara leluasa. Tempat yang asyik untuk berbelanja sekaligus cuci mata. “Loose leaf, binder, pulpen, stabilo.” Kuingat lagi benda-benda yang hendak kubeli di tempat itu sembari berkeliling memandangi rak-rak penuh yang berjajar.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

"Tunggu. Alat tulis graphite itu... idenya dari Ibu?" Cal mengangguk bangga. "Aku yang berniat membuatnya setelah melihat Adrian memakainya. Aku mendiskusikannya bersama ibu. Dan ibu yang punya ide pertama untuk menghancurkan dan mencampurnya dengan bahan lain agar lebih kuat.” Cal tersenyum, teringat proses melelahkan untuk mencari bahan yang tepat dan komposisinya. “Ibu memberiku ide dan beberapa metode pencampuran yang ia tahu. Aku yang membuatnya sampai menjadi alat praktis seperti sekarang."
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai

Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai

Dia lanjut mengeluarkan hadiah yang telah disiapkannya untuk Nenek Hermosa dan menyerahkannya. Tepat seperti yang dipikirkan Clara, di antara sekian banyak hadiah, hadiah yang paling disukai Nenek Hermosa adalah seperangkat alat tulis kuno yang diberikan padanya. Nenek terus memegang itu di tangannya, tidak rela melepaskannya. Dia dengan senang masuk ke ruang belajar dan menulis sebuah kaligrafi. Setelah memberikan hadiah, keluarga itu pun duduk bersama untuk sarapan.
8.58.7M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349.7K kali sebagai gambar alat tulis
Tampilkan Ulasan (1360)
Baca
+Pustaka
Ella
dari semua novel yg aku ikuti, this is the worst sih. menang penasaran aja sama si clara nya, jd sometimes baca lagi. tp setelah sekian lama baca lagi, im so done. may be next month baru baca lagi. atau setelah tamat aja. novel ini ga cocok di aku krn alurnya super duper lambat
Rea Atha Rahezja
dari pertengahan tahun lalu aku baca, aku yg kursus bahasa jerman A1 sampe sekerang b2 aku udah lulus ujian masih aja blm cerai huhu, belum nanti mungkin cerita paca cerainya masih akan pangjang ...... maaff pamit mundur diri, tahap dimana menemukan titik jenuh membaca sebuah karia, huhu
Baca Semua Ulasan
Dalang Dibalik Kematian Kakakku

Dalang Dibalik Kematian Kakakku

"Sekarang kamu harus terima. Dari dulu hanya kamu yang kasih hadiah, sekarang giliranku." "Iya, memangnya mau kasih apa?" Alina membuka laci kemudian mengambil benda lancip yang selalu dibawa oleh anak sekolahan. "Pulpen?" "Iya itu untuk kamu. Cantik kan? Kamu kan sering periksa revisian mahasiswa, jadi cocok dibawa ke mana-mana." Yasa membolak-balikkan benda itu, memang terlihat lebih istimewa dari yang lain. Unik juga, punya tiga varian warna yang mencolok. Istrinya memang paling mengerti.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

gumam Aileen pada dirinya sendiri, penasaran. Perlahan, ia membuka kotak itu. Debu tipis mengepul pelan, mengeluarkan aroma masa lalu. Di dalamnya, tersimpan berbagai alat lukis seperti cat air, kuas, pensil sketsa, dan kanvas-kanvas kecil. Semua masih tersimpan dengan cukup baik, meskipun beberapa warna cat mulai mengering. Di bawahnya, ada beberapa lukisan setengah jadi berupa gambaran bunga liar, potret anak-anak, dan panorama hutan musim gugur.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

Bagi Alesha, setiap huruf yang ia tulis dan lenyap bersama udara malam justru memberi semangat—seolah ia sedang menaklukkan rahasia zaman sedikit demi sedikit. Setelah beberapa lama, Arya mengambil beberapa lembar lontar kosong dan dua pulpennya—atau lebih tepatnya, alat tulis primitif berbentuk seperti fountain pen kecil dengan mata pisau—yang biasa digunakan di istana untuk menulis. Dengan gerakan presisi dan sabar, ia menulis satu persatu aksara Kawi di atas lontar kosong. Alesha menirukan setiap goresan dengan cermat, bahkan mulai menambahkan terjemahan alfabet modern di samping setiap aksara yang ia tulis.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Naomi berdiri satu anak tangga di depan Mareeq, memegang tas kecilnya dengan kedua tangan. Di lantai dua, Naomi langsung menuju sebuah toko alat tulis yang cukup besar. Begitu masuk, matanya langsung menyapu rak-rak yang dipenuhi buku gambar, krayon, spidol warna, dan berbagai perlengkapan kreatif lainnya. “Kita beli peralatan gambar?” katanya sambil mengambil sebuah buku gambar. “Iya,” jawab Mareeq.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Teleportasi

Teleportasi

nama toko peralatan sekolah dan buku super lengkap yang memiliki jaringan terbesar di negara ini, tentu sudah tak asing lagi bagi Keira, karena di kota asalnya juga baru-baru ini sudah launching. Keira pun melangkahkan kakinya menerobos kerumunan orang yang sedang sibuk memilih buku tulis, karena memang berbelanja alat sekolah baru menjadi hal yang khas dilakukan. Tanpa terlalu lama mencari, Keira sudah berada di depan etalase alat tulis, ia mengulurkan tangannya mengambil beberapa set pulpen hitam dan beberapa buku tulis, lalu memasukannya ke dalam keranjang belanjaan berwarna pink yang tersedia di samping tiap rak.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Anak Kembar sang Mafia

Anak Kembar sang Mafia

"Baik, Bos!" jawab Nick. Di sebuah toko alat tulis yang luas dan berbagai macam pilihan, Viyone berjalan menyusuri lorong demi lorong dengan penuh semangat. Matanya terpaku pada deretan buku dan alat tulis dengan motif robot dan mobil yang menarik perhatiannya. Ia mengambil beberapa buku bergambar robot, pensil berwarna, serta penggaris bergambar mobil yang keren.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status