Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

“Membayangkan kamu nyubitin badanku rasanya merinding juga.” “Tuh, lihat. Ekspresi wajahmu lucu,” ujar Iskha. “Ah, sayang nggak bawa ponsel. Pasti aku bisa motret wajahmu itu.” Iskha membentuk jari tangannya seperti kotak pigura seolah-olah ia sedang memotret Faiz. “Habis itu aku akan memajangnya di mading, kelas dan seluruh tempat yang bisa ditempel.”
105.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 200 fois en tant que gambar ekspresif
Read
+Librairie
Kamu Berulah, Waspadalah!

Kamu Berulah, Waspadalah!

Pasti dia semangat sekali. Nanti aku akan membahas tentang keinginan Gibran. Kira-kira bagaimana ekspresinya nanti? Boleh nggak ya kira-kira? Kalau tak boleh aku juga tak bisa memaksa. Karena sesuatu yang dipaksakan hasilnya juga tak bagus. ***********************************
1074.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.5K fois en tant que gambar ekspresif
Read
+Librairie
Terjebak Cinta Si Kaya

Terjebak Cinta Si Kaya

Ia pun buru-buru membukanya. Dilihatnya Elisa memposting sebuah foto selfie dirinya dengan posisi salah satu tangan memegang pipinya kemudian bibirnya sedikit dimanyunkan. Terlihat caption postingan tersebut tertulis, "Tell me how to make a duck face" yang artinya adalah tolong ajarkan dia untuk membuat ekspresi wajah seperti bebek.
1014.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 371 fois en tant que gambar ekspresif
Read
+Librairie
Menikah dengan Sahabat Ayahku: Pengantin Kecil Si Miliarder

Menikah dengan Sahabat Ayahku: Pengantin Kecil Si Miliarder

Terapi ekspresi, begitu mereka menyebutnya—sebuah upaya medis untuk memancing emosi Alana keluar dari labirin depresi yang membekukannya. Alana berdiri di depan sebuah kanvas putih berukuran besar yang masih kosong. Tangannya yang kurus menggenggam sebuah kuas bulu lebar. Di sampingnya, palet kayu yang biasanya dipenuhi warna-warni fajar—emas, jingga, dan biru langit—kini hanya menampung satu jenis warna: cat akrilik hitam pekat. Julian memperhatikan dari balik pintu kaca yang renggang, tubuh tegapnya berdiri kaku seperti pilar pelindung yang tak berdaya.
101.3K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 38 fois en tant que gambar ekspresif
Read
+Librairie
Menantu Dewa

Menantu Dewa

Pada saat ini, William berkata dengan sinis, “Brandon, kamu jangan membual lagi, kesan objek lebih terasa? Memangnya gambar di lukisan bisa hidup?” Brandon membalas dengan santai, “Lukisan tentu tidak bisa hidup. Teknik impasto akan menciptakan ilusi dalam pandangan kita. Jadi, lukisannya membuat ilusi seolah-olah kita sedang memandang gunung dan sungai ….”
9.374.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 3.0K fois en tant que gambar ekspresif
Read
+Librairie
ANAK TUKANG CUCI PIRING

ANAK TUKANG CUCI PIRING

Apa dia mau aku berharap lagi? “Dasar, kenapa dia harus memasang foto saat aku tak berekspresi sama sekali?” Aku bergumam pelan sambil melihat foto di layar ponsel. Bagaimana bisa berekspresi apa lagi berpose, Pak Abi tetiba saja mengambil gambar tanpa aba-aba.
1060.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 1.9K fois en tant que gambar ekspresif
Read
+Librairie
KUIKHLASKAN SUAMI MENIKAH LAGI

KUIKHLASKAN SUAMI MENIKAH LAGI

[Ini Mas Dika gak ngerjain aku, kan? Mas Dika menelan tawanya, lalu menarik napas panjang dan mengembuskan perlahan sampai ekspresinya kembali datar. Dia pun mengirim swafoto pada Cybele dengan menyetel untuk satu kali lihat. Tidak lupa menulis keterangan 'lihat nih ekspresi, ada muka-muka bercanda?' [Gak ada, Mas. Yaudah makasih sarannya!]
1014.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 297 fois en tant que gambar ekspresif
Read
+Librairie
Istri yang Kabur di Malam Pertama

Istri yang Kabur di Malam Pertama

Bab 77 "Ini kurang ke sini, proporsi kalimat dan gambar disesuaikan. Warnanya juga dibuat kontras agar lebih menarik. Masak kayak gini aja kamu nggak paham. Anak TK aja tahu warna apa aja yang menarik." Ana mendecis kesal Sakha membandingkannya dengan anak TK. Sepertinya laki-laki itu sengaja membuat dirinya tidak betah bekerja di sini.
10156.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 6.0K fois en tant que gambar ekspresif
Read
+Librairie
Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

“Apa pun yang kita bawa dalam hati... akan dibaca.” “Jadi ini bukan ujian biasa,” gumam Genta. “Tidak pernah ada yang biasa sejak Eclipse muncul,” tukas Raka. Tiba-tiba, cermin cair di dinding mulai menampilkan gambar. Pertama: kerusakan hutan, laut tercemar, perang. Kemudian: wajah-wajah manusia yang menatap kamera dengan mata kosong. “Itu... gambaran dunia kita,” kata Genta lirih.
3.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 99 fois en tant que gambar ekspresif
Read
+Librairie
Enemate, Enemy To Soulmate

Enemate, Enemy To Soulmate

Prudence melirik ke arah Xander yang masih tidur. "Aku sempat mikir lukisan realis itu membosankan. Tapi makin dilihat, makin terasa emosinya. Kayak... kita bisa ngerasain capeknya si nenek itu, ya? Apa kamu yang berhasil mengeluarkan semua emosinya dari tangan kamu?" Asha menatap Prudence. "Itu kekuatannya. Tanpa perlu simbol-simbol aneh atau warna mencolok, dia bisa nyentuh kita lewat kejujuran bentuk dan ekspresi. Aku hanya memberikan apa adanya," jawab Prudence.
103.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 103 fois en tant que gambar ekspresif
Read
+Librairie
Dernier
1
...
456789
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status