Sepiring Tumis Pepaya Muda
Aku melipat mukenaku kembali, dan berniat kedapur, mengisi perutku yang mulai berbunyi, tak tersisa apapun lagi didapur, bumbu maupun sebuah pepaya muda saja tak ada.
Sudahlah, malam ini kuputuskan untuk makan mie ayam Pak Amien, yang berada di depan pertigaan jalan itu, yang terkenal enak dan pedasnya. Ku kunci pintu rumahku dan memilih untuk berjalan kaki saja kesana, karena memang jaraknya tak begitu jauh dengan rumahku. Beberapa kendaraan roda dua lalu lalang melintas dihadapanku, hampir semuanya adalah pasangan kekasih yang sedang berboncengan.
Bab Populer