Masakan Mertua
rengek Huda lagi memecah konsentrasiku.
"Iya, besok masak lagi, ya," bujukku dengan mengambilkan sayur sop ke dalam piringnya.
"Tidak. Aku mau sekarang. Aku mau ayam goreng, Ibuuu ...." Huda kembali menangis, membuat suasana makan malam menjadi kacau.
"Makan punya Ayah saja, Huda. Ini untuk jagoan Ayah," kata Mas Lukas dengan memberikan jatah ayam gorengnya pada si kecil.