Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tanpamu, Hidupku Makin Bersinar

Tanpamu, Hidupku Makin Bersinar

Citra mendorong pria di belakangnya ke depan Rebecca, lalu berujar, "Nenek sudah bantu mengujinya. Dia bukan orang jahat." "Terima kasih atas pujiannya, Nek. Aku akan selalu menjadi orang yang baik," jawab Patrick. Dia mengenakan setelan olahraga hitam dan berdiri di ambang pintu dengan membelakangi sinar matahari. Senyum di wajahnya sehangat matahari di belakangnya. Rebecca berdiri dan menatapnya dengan heran. "Pak Patrick, kok kamu bisa datang kemari?"
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai gambar patrick sedih
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

teriak salah satunya. "Nyesel gue, kenapa bukan gue aja yang pepet cewek itu, kalau segitu gampangnya. Melayang, 'kan motor gue," pemuda lainnya terlihat sedih. Dengan berat hati ia mengeluarkan sebuah kunci motor dan meletakkannya di atas meja.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai gambar patrick sedih
Baca
+Pustaka
Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku

kata Frans terbata-bata. Clarissa tersenyum, "Tidak apa-apa. Ada kesalahpahaman kecil antara aku dan Tuanmu. Lagipula dia 'kan orang yang sibuk. Jadi kau tidak perlu canggung, Frans." kata Clarissa. Seolah ia tahu apa yang akan Frans katakan. "Oh, ah, i-iya. Saya mengerti. Maaf, jika ucapa saya salah dan tidak berkenan di hati Anda." kata Frans meminta maaf. Ia tidak bermaksud menyinggung perasaan Clarissa.
5.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai gambar patrick sedih
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

Siapa yang bisa dia marahi sekarang? Uang kertas di tangannya lusuh dan basah karena keringat. Dia duduk di tepi kasur dengan kaki terbuka lebar. Putus asa, dia letakkan uang itu di lantai. Lalu menyambar dompet dan mulai membuka tiap saku di sana. Dia mengeluarkan kartu-kartunya, siapa tahu ada uang terselip. Tapi kalau tak ada ya memang tidak ada. Memang sudah tidak ada lagi uang di sana. Seandainya dompet itu bisa diperas pun dia sudah tidak bisa mengeluarkan isinya lagi.
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai gambar patrick sedih
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

ujar Cakra dengan raut wajah sedih. Patricia ingin muntah ketika mendengar perkataan Cakra. Namun, dia merasa sedikit lega karena Cakra tidak akan bisa lagi bermain perempuan ke depannya. Patricia juga tahu kalau Cakra sangat membenci dirinya, tapi dia sama sekali tidak takut. Karena mustahil Cakra bisa melawannya dengan keadaan laki-laki itu saat ini.
9.55.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207.8K kali sebagai gambar patrick sedih
Tampilkan Ulasan (864)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai... Sambil nunggu update buku ini, mampir ke cerita aku yuk. "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Saat Hati Menyesal

Saat Hati Menyesal

Dia menggigit bibir bawahnya dan berkata, “Kak Ella, kalau kamu nggak nyaman, aku bisa pergi. Jangan sampai marah dengan Pak Richard gara-gara aku.” Wajah Richard tampak kesal, “Dia sudah seperti ini, kamu masih mau mempersulitnya? Dia hanya gadis kecil dan baru juga bercerai, kamu nggak bisa lebih toleransi padanya?” Tubuhku rasanya sudah tak kuat berdiri. Nyeri di perut bagian bawah terasa begitu menyiksa sampai-sampai aku tak bisa dengar jelas apa yang Richard katakan. “Terserah kalian.”
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai gambar patrick sedih
Baca
+Pustaka
Psikopat itu Adik Pacarku

Psikopat itu Adik Pacarku

Setelah berteriak sedih dengan keras, Gio menyemburkan darah dan benar-benar jatuh pingsan. Gio menjadi gila. Psikiater mendiagnosisnya dengan gangguan pasca-trauma. Gio dirawat di rumah sakit jiwa, mengunci diri di ruangan gelap dan menggumamkan namaku sepanjang hari. Gio menganggap semua orang sebagai diriku. Gio mengira perawat yang datang untuk memberinya obat adalah diriku dan berkata kepadanya, "Celia, apakah pergelangan kakimu masih sakit?"
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai gambar patrick sedih
Baca
+Pustaka
Hasrat Pria Lumpuh

Hasrat Pria Lumpuh

ucap Lucien lirih, “bahwa yang paling mencintainya… juga yang paling berbahaya.” Hujan turun tipis tiba – tiba saja membasahi jendela kantor Lucien yang tinggi dan dingin. Di balik kaca buram itu, pria muda dengan mata tajam menatap kosong ke jalanan. Satu tangannya meremas sebuah foto kecil. Foto itu lusuh, terlipat di ujungnya. gambar Anna dan Alaric, tertawa di kantor saat acara tim, tak sadar sedang dipotret dari jauh.
83.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai gambar patrick sedih
Baca
+Pustaka
Hati yang lemah

Hati yang lemah

Seraya memejam matanya lelah dan keringat berembun di wajahnya. Randi, teman sebangkunya memandanginya sebentar sebelum bertanya. "Hai bung, loe kenapa ngos-ngosan gitu? kayak baru di kejar banci aja?" matanya menatap kelvin dari atas kebawah dengan menyelidik, mendapati celana pemuda itu kotor di beberapa tempat dan sepatunya yang memiliki warna berbeda--sebelah berwarna hitam gelap sedangkan sebelahnya lagi berwarna hitam pudar hampir ke abu-abuan--dia terburu-buru memakainya setelah lama mencari dimana sepatunya bertengger kemarin.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai gambar patrick sedih
Baca
+Pustaka
Pikat Cinta Mantan Pacar

Pikat Cinta Mantan Pacar

Seorang pria yang mengenakan pakaian barista di depan lelaki yang usianya lebih muda itu mengangguk pelan. “Apa Kak Eric masih mencintai Kak Estelle?” tanya Isac, adik Estelle. “Tentu. Tentu aku masih sangat mencintainya,” balas Eric tenang, tanpa ada keraguan sedikit pun. “Seriusan? Tapi, kenapa Kakak selalu membuat kakakku bersedih?” “Apa maksudmu? Estelle bersedih karenaku?” Tatapan Isac tampak garang. Eric belum pernah melihat tatapan segarang itu dari Isac. Sepertinya, api emosi di dalam diri adik Estelle satu-satunya itu sungguh menyala.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai gambar patrick sedih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status