Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Anak Selingkuhan itu....

Anak Selingkuhan itu....

ucap sisil " ih kamu ada aja deh. kamu kan staff nya arif dan sahabat nya ida. kamu di sini ga apa apa, ngapain pake ga enak segala. kamu harus jadi saksi kebahagiaan sahabat kamu." mba aisyah mengedipkan mata " mba, ini mau ada acara lamaran resmi bukan? bisik sisil " sssst...." mba aisyah menempelkan telunjuk nya di bibir."
827 viewsOngoingIdinagdag sa Library 31 Beses bilang gambar sila ke-4
Read
+Library
ISTRI KE-4 KESAYANGAN TUAN MAFIA

ISTRI KE-4 KESAYANGAN TUAN MAFIA

Lilian berdiri dan menyiapkan amunisi untuk menampik ucapan Tuan Zu. "Tuan Zu, kenapa Tuan Zu berkata seperti itu? Mana mungkin kami memiliki pemikiran itu kepada adik ke empat? Bukankah dengan adanya bayi yang ada di rahimnya maka kedudukan Tuan Zu akan semakin kuat?" Lilian berkata dengan mendekati tubuh Tuan Zu.
1016.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 405 Beses bilang gambar sila ke-4
Read
+Library
Dimanja Tuan Mafia: Dia Memberiku Segalanya!

Dimanja Tuan Mafia: Dia Memberiku Segalanya!

“Hati-hati kamu berbicara.” “Kalau kamu berniat menikahinya,” lanjut Silvia, “kamu sedang menantang aturan lama. Dan kamu tahu … ada hal-hal yang nggak boleh dilanggar.” Jay terdiam sejenak. Lalu suaranya turun, tenang, nyaris berbisik. “Aku justru pertahankan aturan itu.” Keheningan jatuh di seberang sana.
105.0K viewsOn holdIdinagdag sa Library 160 Beses bilang gambar sila ke-4
Read
+Library
SUAMI DARI ALAM LAIN

SUAMI DARI ALAM LAIN

Bismillah "SUAMI DARI ALAM LAIN" #part_44 #by: R.D.Lestari. Dan ... aku melihat Silva sudah berdiri bersama Deren dan beberapa orang sedang mengelilingi Bima, suamiku yang masih terdiam tak bergerak. Matanya tertutup rapat, hanya dadanya yang naik turun sebagai tanda ia masih hidup. Aku menatap dengan tubuh terpaku melihat suamiku bak bahan percobaan, mereka berulang kali memeriksa tubuh Bima yang masih tak bergerak. Sengaja kuperhatikan untuk mencari waktu yang tepat.
1024.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 594 Beses bilang gambar sila ke-4
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

“Jangan menatap saya. Itu keputusanmu sendiri. Lagi pula, saya tidak pernah melarangmu untuk main-main dengan siapa pun. Karena kamu sudah berulang kali mengalami kehidupan yang keras, sekarang sudah saatnya menikmati barang yang keras. Nikmatilah.” Lagi-lagi wanita licik itu salah paham. Padahal, tatapanku sama sekali tidak seperti sedang merengek pada seorang ibu agar diizinkan untuk bermain bebas bersama siapa pun. “Ayo, kita ucapin ke Adrian biar cepat sembuh,” ucap Silvi mengajak sembilan perempuan lainnya. “Semoga cepat sembuh, ya, Adrian!” Ya, Tuhan. Apa aku harus terharu karena mendapatkan kalimat yang begitu perhatian itu? Meski terkesan sangat licik dan berhati busuk, sepertinya Si
1013.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 337 Beses bilang gambar sila ke-4
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

jawab Tenri dengan nada suara penuh suka cita. “Sudah dulu ya? Mas cuma mau kasih tahu itu, Mas harus urus pekerjaan Mas dulu, nanti malam Mas telpon lagi. Assalamu’alaikum calon istriku.” Suara tawa kecil terdengar di ujung sana khas Tenri mendengar kata terakhir dari Tyo. “Baiklah, Mas. Jangan lupa jangan sering begadang dulu dan banyak minum air putih ya. Sampai nanti malam, Mas. Waalaikumsalam.”
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang gambar sila ke-4
Read
+Library
Mate Terlarang Sang Alpha

Mate Terlarang Sang Alpha

"Fluktuasi daya di koridor timur selama lima menit penuh? Mengapa kamera nomor empat belas dan lima belas merekam gambar statis yang diulang?" ​Seketika sebuah firasat buruk menghantam dada Silas. Insting serigala pelindungnya berteriak bahwa ada sesuatu yang salah. Tanpa membuang waktu lagi, Silas berbalik dan berlari keluar dari ruang kendali, lalu melintasi koridor dengan langkah-langkah lebar yang berdegap keras. ​Tujuan pertamanya adalah kamar Ravenna. ​Silas mengetuk pintu kayu tebal itu.
101.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 35 Beses bilang gambar sila ke-4
Read
+Library
Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

[Pandangan Vier menjadi Kabur] [Vier terjatuh pingsan] Aoi tersenyum lalu menundukan kepala ke arah semua penonton . Teriak semua wanita “Sayangku !!!! ahh ……” Bagian 6 : SMA Saklek [Bubaran Sekolah] “Hey Bocah cepat kemari !” Zira menunjukan jarinya ke arah Silvan . Silvan menundukan kepala lalu mendekati Zira , dan tak lama Aulia berlari dan menahan Silvan “Hey Silvan jangan mendekati wanita itu !”
104.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 97 Beses bilang gambar sila ke-4
Read
+Library
Istri Keempat

Istri Keempat

Halo, teman-teman pembaca semua. Kenalkan, saya Asia July, penulis kisah si istri keempat. (Sebenarnya saya dan Sakha sudah menikah siri, saya jadi istri kelimanya. :) Kisah Istri Keempat saya akhiri di bab 95. Itu karena saya sebagai istri kelima sudah saatnya bereaksi di balik layar merebut Sakha dari Airin. Jangan marah yaaa ;)
9.7493.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 12.3K Beses bilang gambar sila ke-4
Ipakita ang mga Review (172)
Read
+Library
Nurnajmi Hamzah
buat teh Asia.. makasih ya udah buat tulisan sebagus ini. aku sangat suka karakter Airin dan Sakha. untuk pertama kalinya dalam membaca novel aku tidak berharap terlalu banyak adult story. sukses dan sehat terus teh
mackadamia_
saya adlh tipe pembaca yg selektif ketika memilih bacaan utk mengisi waktu luang. ketika saya menjatuhkan pilihan pada cerita ini seketika saya jatuh cinta. cerita yg dikemas begitu apik dengan gaya bahasa dan diksi yg mudah dipahami, konflik yg tidak bertele-tele, dan ending yg manis. terimakasih^^
Basahin ang Lahat ng Review
Tolong Lepaskan Aku Tuan Billionaire

Tolong Lepaskan Aku Tuan Billionaire

suara serak namun bertenaga itu menggema melalui pengeras suara kecil di kerah bajunya, memecah kesunyian yang tercipta di antara alunan musik latar yang dipelankan Silas tidak sedikit pun menunjukkan rasa gentar. Pria itu justru melangkah semakin mendekat ke arah panggung utama, membawa Hanaya bersamanya tanpa melepaskan rangkulan posesif itu sedetik pun. Di hadapan para kamera media sosial elit dan wartawan sosialita yang diam-diam mengambil gambar, Silas menampilkan sisi posesif yang terang-terangan.
101.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 63 Beses bilang gambar sila ke-4
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status