Jodoh dari Ibu Tiri
Rasa lapar mengalahkan harga diri.
Sesendok. Matanya membulat. Rasanya… lezat. Gurih kaldunya meresap, potongan sayuran lembut, bumbu pas. Alona memang bisa memasak. Hatinya mencibir, namun perutnya bersorak.
“Nggak kok, sup ini nggak enak,” Rajendra bergumam, menyendok lagi, lebih cepat. “Aku saja yang sedang pengar dan lapar.”
Hot Chapters