Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Balasan untuk Suami Hidung Belang

Balasan untuk Suami Hidung Belang

Tangannya mendekap handuk dan pakaian ganti. “Ini rendang babi. Kamu cepet mandi dulu sana, nanti baru boleh makan,” kata Bu Sari. “Daging babi?” Inggit bergidik. “Enggak deh, enggak jadi laparnya, aku mandi aja, Bu,” sungut Inggit. Bu Sari tertawa melihat ekspresi Inggit yang bergidik menutup mulutnya dengan kedua tangan.
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 326 Times as gelang babi
Read
+Library
LEAK

LEAK

ucap sosok bertopeng itu yang telah melilitkan sobekan lengan bajunya tadi ke pergelangan tangan si kepala babi. Lalu dengan sekuat tenaga menarik dan menghempaskannya ke sisi kanan. Sehingga tubuh si kepala babi terlempar begitu saja. Dengan posisi kepala di bawah serta membelakangi pagar pembatas rumah itu.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as gelang babi
Read
+Library
Ketika Babu Jadi Ratu

Ketika Babu Jadi Ratu

Itung-itung adiknya ia jadikan babu gratisan untuk menjaga Alisa. “Man, lain kali jangan bertengkar dengan kakakmu. Ibu sangat sedih melihat kalian saling serang satu sama lain. Ingat, almarhum bapak selalu berpesan, kalau kalian harus saling rukun. Alisa itu keponakanmu, jadi anggap saja dia seperti anakmu sendiri.” Bu Leni menasihati Firman dan memintanya untuk mengalah kepada Rista. Firman hanya menghela napas. Laki-laki itu tampak serba salah. Dirinya ingin sekali melindungi Savina tapi selalu saja terhalang baktinya kepada ibu kandungnya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as gelang babi
Read
+Library
Tulang wangi

Tulang wangi

Hansip buru-buru bangun, mukanya setengah merah, setengah panik, topi yang awalnya lurus, jadi agak nyengeser sedikit. Sambil ngibasin celana dan bajunya dia ngomel panjang, “Ucing geloo!! Jantung aing rek copot, Jang!” Gua langsung ngebelakangin dia, nahan tawa sekuat-kuatnya. Tangan gua nutupin mulut, tapi tetep aja suara cekikikan keluar dikit. Sumpah, ekspresi dia barusan campur aduk banget—antara takut, kesel, sama malu.
544 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as gelang babi
Read
+Library
Gelora Hasrat Terlarang

Gelora Hasrat Terlarang

Meneggak saliva untuk membasahi kerongkongan yang kering, Jiyya benar-benar menggugah seleranya. Bibir mereka menerap tatkala Joan merunduk sengaja, meraihnya. Mengecup singkat dengan terap lengket. Selanjutnya menghirup segar aroma sampo Jiyya dari pelipis, menyentuh sambil lalu cuping telinganya dengan ujung hidung bangir si pria turun ke rahang, leher tipis yang berdenyut, sepasang tulang selangka, belahannya…
104.3K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as gelang babi
Read
+Library
Belenggu Membara Sang Penguasa

Belenggu Membara Sang Penguasa

Serta gaun gelap yang ia kenakan robek sedikit di sisi paha, memperlihatkan kulit yang memar. "Kalau kita keluar sekarang, maka kita akan mati," kata Raka. "Kalau kita diem, juga mati," balas Livia cepat. "Jadi bilang aja, apa rencana B." Raka meliriknya sekilas. Di tengah kekacauan, ada kilat aneh di matanya. Entah itu kagum Atau putus asa? "Kamu berisik, tau?" gumamnya.
800 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as gelang babi
Read
+Library
Gadis Kecil

Gadis Kecil

"Tumben kesini?" "Anter oleh-oleh buat mami." Anggi mengulurkan tas yang berisi oleh-oleh. "Bandung aja pakai oleh-oleh." Leo menggelengkan kepalanya "Mami didalam lagi marahin Jimmy." "Kenapa?"
757 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as gelang babi
Read
+Library
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

Terjadilah adegan seperti pencak silat antara Abah dan demit itu. "Ayo minggir!" usir Abah. Tak, cukup sampai di situ. Penampakan genderuwo lantas muncul di belakang kandang sapi. Abi sangat terkejut melihat penampakan itu, badan tinggi besar, rambut gondrong sampai ke kaki dan bertaring. Matanya merah menyala. "Kamu mau jahat atau baik?" tanya Abah. Ini, kenapa mesti ditanya begitu. Sudah pasti makhluk begini itu jahat, pikir Abi.
1076.6K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as gelang babi
Read
+Library
GEROBAK BINTANG LIMA

GEROBAK BINTANG LIMA

Tapi dunia terus memaksanya. Pagi harinya, Dion bangun lebih awal dari biasanya. Ia membersihkan gerobaknya dengan teliti, mengganti banner lusuh dengan yang baru. Di ujung banner itu, tertulis satu kalimat kecil: "Bakso Bintang Lima — Rasa dari Hati Seorang Pejuang." Hari itu, ia mendorong gerobaknya bukan lagi sebagai pria kalah, tapi sebagai seseorang yang mulai menerima bahwa mungkin, waktunya untuk bangkit telah tiba.
841 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as gelang babi
Read
+Library
Jagat Lelembut

Jagat Lelembut

Terlihat mata ayah Bunga masih dalam keadaan tertutup, tanpa berfikir lama Jaka langsung beranjak dan berlari keluar untuk menyelamatkan ayah Bunga, ketika sudah sampai dipinggir kolam, Jaka tidak melihat siapapun yang berada disana, hanya kolam renang yang kosong dan tenang. Jaka akhirnya memutuskan kembali kekamarnya. Karena penasaran Jaka browsing di internet mencari sosok apakah yang menghantuinya itu, ketika ia mencari dan menemukan bahwa sosok itu bernama Banaspati. Menurut cerita bahwa Banaspati adalah sosok mahluk halus yang terkenal sangat kuat, biasanya digunakan untuk santet dan ilmu hitam. Banaspati biasanya berbentuk bola api atau manusia api, dan banaspati tidak bisa dipadamkan
1.1K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as gelang babi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status