Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BONEKA KEMATIAN

BONEKA KEMATIAN

Bab 12. Pengantar Terakhir Flashback Gerimis membasahi aspal yang sudah mengilap sejak siang. Angin sore menggiring aroma tanah basah bercampur asap knalpot dari jalan raya utama. Di antara puluhan kendaraan yang lalu-lalang, sebuah motor bebek tua melaju pelan, sesekali goyah diterpa angin. Di atasnya, seorang pemuda kurir berjaket lusuh dengan logo jasa pengiriman "Satria Express" menatap jalan di depannya dengan mata sayu.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai gembel jalanan
Baca
+Pustaka
HOW TO BE GOOD IN BED

HOW TO BE GOOD IN BED

Aris melompat ke kursi kemudi, meraba bagian bawah dasbor, dan memutar kabel kontak secara paksa hingga mesin jip menderu keras. "Elara, pasang sabuk pengamanmu!" seru Aris sambil menginjak pedal gas dalam-dalam. Jip itu melesat membelah jalanan tanah, meninggalkan kepulan debu cokelat yang tebal. "Jalur lingkar luar berjarak tiga kilometer dari sini, Aris!" kata Elara sambil memeriksa peta digital dari sisa perangkat yang ada di saku jaketnya. "Jika bus itu bergerak menuju bandara, mereka pasti melewati jembatan penyeberangan antar-provinsi!"
10532 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai gembel jalanan
Baca
+Pustaka
From Bully to Love Me

From Bully to Love Me

"Ya gimana lagi, masyarakat bingung mau buang di mana. Kalo enggak dibuang pinggir jalan ya paling dibakar. Dibakar kalo ada lahannya, kalo enggak? Itupun juga tidak aman buat kesehatan orang-orang karena bisa buat sesak napas belum lagi apinya kalo ketiup angin bisa makin besar dan ujungnya ya kebakaran." Gavriel anggukkan kepalanya dan kini ia segera melajukan kembali mobil milik Sudibyo ini ke arah jalan Laksda Adisucipto. Sejak acara pertunangan Angi dengan Joe, Gavriel sudah dua kali mengunjungi kota ini lagi untuk sekedar menemani kedua orangtua Gadis dari mengukur badan untuk membuat seragam keluarga hingga sekedar untuk berjalan-jalan saja. Tidak hanya Jogja namun juga Magelang, Sema
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai gembel jalanan
Baca
+Pustaka
Degrees Of Intimacy

Degrees Of Intimacy

"Fokus saja melangkah. Kita harus keluar dari labirin ini sebelum mereka menemukan celah masuk terowongan." ​Gibran yang memimpin di depan tiba-tiba menghentikan langkahnya. Ia menyorotkan cahaya ponsel ke sebuah persimpangan di depan mereka. Ada tiga pipa besar dan dua jalur lorong bercabang. ​"Tunggu, jalur mana ini?" Gibran mengernyitkan dahi, melihat peta digital di ponselnya yang kini kehilangan sinyal GPS akibat jammer yang dipasang Nika tadi.
10367 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai gembel jalanan
Baca
+Pustaka
Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar

Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar

Gubrak! Dug! "Auw..." Vania meringis pelan saat tubuhnya kembali terlempar kecil, menghantam dada bidang Bumi untuk kesembilan belas kalinya dalam sepuluh menit terakhir. Angkutan umum tua berwarna hijau lumut itu melaju membelah jalanan desa yang dipenuhi lubang sebesar kawah meteor. Suara mesinnya terdengar terengah-engah bagaikan napas naga tua yang hampir mati, meninggalkan kepulan asap hitam pekat di sepanjang jalan tanah pedalaman Jawa Barat.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai gembel jalanan
Baca
+Pustaka
Satu Atap dengan Pria Dingin

Satu Atap dengan Pria Dingin

Jalanan ini terkenal padat karena menjadi akses utama para orang tua yang mengantarkan anak-anak mereka. Avena mengurangi kecepatan motornya saat melihat kerumunan ibu bapak di depan sebuah toko kelontong. Namun, perhatiannya mendadak teralih sepenuhnya oleh sebuah mobil sedan hitam mewah yang tampak sangat familier, sedang berusaha mundur di tengah gang yang super sempit itu.
10870 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai gembel jalanan
Baca
+Pustaka
Pengawal Setia Eve ternyata Billionare

Pengawal Setia Eve ternyata Billionare

jawab seseorang lalu mematikan panggilan telepon. Beberapa menit setelah menerima panggilan, ada sebuah mobil jeep dan truk besar yang menghadang mereka sehingga menyetir berbelok-belok ke kanan kiri tiada aturan. “Jangan gegabah, tetaplah dalam jalur karena jalannya sempit,” tegur Emilly merasa ketakutan. “Waktunya hampir habis sedangkan perjalanan ini masih setengahnya.” Jawab Abrisam berulang kali membunyikan klakson namun tidak ada perubahan apapun.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai gembel jalanan
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga Perkasa

Jenderal Naga Perkasa

James mengemudikan mobil dan dengan cepat meninggalkan perbatasan. Setelah keluar dari perbatasan, dia terus melaju sampai dia segera tiba di pinggiran Jalur Guntur Gunung dekat perbatasan Dataran Selatan. Jalan di depan adalah jalan pegunungan yang tidak rata. Gunung itu bergema dengan raungan parau oleh segudang makhluk tak dikenal.
9.991.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai gembel jalanan
Baca
+Pustaka
The Romanov Diadem

The Romanov Diadem

Dia membenarkan ucapan Viktor di dalam hatinya. "Benar. Beberapa pengguna jalan baik kendaraan roda dua maupun roda empat, memang melewati jalur ini untuk menghindari kepadatan lalu lintas di saat-saat jam pagi ataupun sore hari ketika jalanan benar-benar macet." 'Ya, pilihan yang tepat. Dan, Caleb sangat mengenal jalanan ini karena di sinilah aku dan dia belajar bela diri di sebuah vila kecil milik mendiang orang tuanya.'
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai gembel jalanan
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Mobil itu berjalan dengan cepat dan Geum terus mengikutinya dari belakang, jalan yang di ambil mobil di depan bukanlah jalan yang semakin besar namun sebaliknya, pemukiman semakin sedikit bahkan penerangan jalan banyak yang sudah tidak berfungsi dengan baik. "Dasar mesum!" umpat Geum ketika mobil itu malah berbelok ke sebuah gudang terbengkalai dan hampir tidak ada penerangan hanya ada cahaya dari lampu mobil mereka, Geum mematikan mobilnya dan turun untuk memastikan jika laki-laki hidung belang itu tidak menyadari keberadaannya, Geum memarkir mobilnya sedikit lebih jauh dan berjalan kaki untuk menghampiri mereka.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai gembel jalanan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status