Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
U

U

Tak berapa lama, Ari dan Lia datang. Yura, Ari, dan Lia mulai berjalan ke arah ruang UKM, dengan sangat hati-hati mereka masuk ke dalam ruangan tersebut. Ruangan berukuran 2x3 cm ini biasanya hanya diisi oleh 2 orang petugas kesehatan saja. Mereka terkadang saling bergantian untuk menjaga ruangan tersebut. Yura mulai mendekati salah satu bilik yang tertutup tirai panjang berwarna hijau muda. Kemudian dia menyibakkan tirai tersebut pelan.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as guards
Read
+Library
YOU

YOU

Andiradira Oke, gue sebentar lagi sampe. Aluna memainkan smartphone nya untuk mengusir rasa bosan, membuka aplikasi I*******m dan melihat-melihat postingan teman-temannya di dunia maya. Berselang 5 menit kemudian Andira terlihat memasuki coffee shop, gadis itu mengenakan gamis hitam dan khimar navy bermotif bunga-bunga. Aluna tersenyum dan melambaikan tangan, Dira yang melihat itu pun langsung menghampiri Aluna. “Assalamu’alaikum” Sapa Dira.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as guards
Read
+Library
Identity

Identity

UlfSanitaismeijaandin
Aku menggunting perekat yang membungkus kotak. Kubuka perlahan dan melihat isinya. Benda ini berupa gagang seperti huruf S. Aku mengangkatnya perlahan. Keningku mengkerut. Sebuah gagang pemutar kaca jendela mobil telah dikirimkan untukku. Untuk apa ini?
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 351 Times as guards
Read
+Library
MENYELAMATKANMU

MENYELAMATKANMU

Arin yang cukup panik seakan menghiraukan perkataan pria didekatnya. Gadis itu mencoba memeriksa pernapasannya dengan cara mendekatkan wajahnya tepat dihidung dan mulut Ghali,'tak ada tanda-tanda pernapasan.' Arin sangat yakin jika remaja yang saat ini terbaring disampingnya masihlah hidup, segera ia mencari letak denyut nadi pada tubuh anak itu. Menarik lengan kekasihnya."Arin... Apa yang kau lakukan?"
103.1K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as guards
Read
+Library
NINE

NINE

Mereka bersembunyi di balik tanaman Bonsai berbentuk Unicorn, berlindung dari jangkau pandang dua bodyguard yang menjaga pintu masuk utama rumah berlantai dua. "Bagaimana?" Tanya gadis berambut panjang pada pamannya yang sedang memantau keadaan dengan kaca mata infra-red. "Ada tiga pintu masuk, satu di tiap sisi kecuali belakang, masing-masing dijaga oleh dua orang bodyguard. Dengan luas rumah seperti ini, asal tak membuat mereka berteriak kita dapat menghabisi sepasang-sepasang, selebihnya aman. Dalam rumah hanya ada dua perempuan dan seorang anak laki-laki di lantai dua. Pasti si target," jelas pria itu sembari meletakkan kembali kaca mata infra-red ke dalam tas kecil yang berisi perlengka
104.8K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as guards
Read
+Library
Simpanan

Simpanan

tanya Smith dengan bersungut-sungut kesal. "Ma-maaf Tuan. Kami pikir anda sudah memberikannya izin untuknya pergi." Para bodyguard itu menundukkan kepalanya takut-takut. Melihat kemarahan dari kedua netra mata milik Smith. "Konyol! Segera cari gadis itu kemanapun dia pergi! Atau aku akan membuat kalian semua berakhir di tanganku!"
104.5K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as guards
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710boleerosusiaku7
Sean meronta sekuat tenaga melepaskan diri dari rangkulan kuat yang menghalangi langkahnya. "Tenang sialan! Ini sudah larut malam, kau menggangu pasien lain." Dastan sudah hampir kewalahan menghadapi tenaga Sean seorang diri. Beruntung ada ketiga bodyguard Sean yang langsung bergerak sigap membantunya. "Aku bilang lepaskan Dastan! Aku ingin masuk! Aku ingin masuk!" teriak Sean kemudian dengan suara lantang hingga membuat kerumunan itu bubar tanpa aba.
9.911.2K viewsCompletedAdded to Library 269 Times as guards
Read
+Library
Fake

Fake

tambah Kevin heboh, salah satu tukang kompor di geng mereka. “Mau taruhan? Kalau dia main sama gue malam ini, kalian bayar satu juta perorang. Kalau gue kalah, malam ini gue yang traktir gimana?” usul Ali tiba-tiba, mereka tampak antusias setuju dengan gagasan itu. Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as guards
Read
+Library
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

[WARNING: HIGH DENSITY SECURE AREA DETECTED] [OBJECT: THE BLACK PAGODA (CORE PAVILION)] [DEFENSE LEVEL: S-GRADE SYSTEM FIREWALL] "Ada delapan penjaga di depan pintu utama," bisik Darrius, matanya yang menyala emas dalam gelap mengunci posisi para murid elit yang berdiri kaku dengan pedang terhunus di bawah sana. "Mereka memiliki basis kultivasi yang lebih tinggi dari murid-murid tadi siang."
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 701 Times as guards
Read
+Library
Anara

Anara

Tunggu gua dirumah, cepat! Bara menyalakan alat pelacak yang di letakkannya di dalam kantong berisi uang, yang baru saja di taruh Anara di tempat sampah, sesuai petunjuk peneror itu. Salah satu sudut bibirnya terangkat, saat melihat titik kecil berwarna merah pada layar ponsel, mulai bergerak. Cowok itu kemudian memacu motornya, mengikuti peneror dari alat pelacak yang dipasangnya.
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as guards
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status