Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Tales of Deer's Princess

The Tales of Deer's Princess

"Tenang saja. Itu hanya kamuflase yang dibuat oleh Red Stone," Rhea terus berjalan mengikuti Hans. Jalanan berkelok dan sesekali beberapa kelelawar terbang melewatinya. Sampai kira-kira sepuluh menit kemudian, mereka menemukan semburat cahaya. Semakin lama semakin terang. "Red stone kah itu?"
104.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as hamparan stone
Read
+Library
Malam Pengantin dengan Jenderal Dingin

Malam Pengantin dengan Jenderal Dingin

ucap Astone dengan senyum. *** Stone melangkah dengan hati-hati di jalan berbatu yang menuju ke sebuah tempat terpencil dekat dengan lautan. Angin laut yang berhembus kencang membawa aroma asin yang menusuk hidungnya. Di sekelilingnya terdapat bebatuan besar yang berdiri megah, seolah menjadi penjaga lokasi tersebut. Stone akhirnya sampai di sebuah rumah kecil yang nampaknya sudah tua dan hampir roboh.
924.1K viewsCompletedAdded to Library 577 Times as hamparan stone
Read
+Library
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

"Stone dipengaruhi oleh elemen alam, dibandingkan kedua EARTHSEED tadi jenis Stone yang paling kuat. Begitu kuatnya sampai terkadang mereka tak mampu mengendalikan dirinya sendiri. Namun, mereka memiliki Gemstone sebagai pengendali kekuatan secara alami." Kalhuaros menyebutkan, bahwa dulu dia pernah bertemu dengan salah seorang penjelajah seperti Alexander juga. Bedanya dia benar-benar hanya memanfaatkan transportasi biasa, tidak menggunakan sejenis pesawat seperti SKYLAR. Aku malah penasaran sebenarnya SKYLAR itu wujudnya seperti apa? "Aku ambil sesuatu dulu...." Ternyata Kalhuaros kembali lagi dengan gulungan Kertas Tanpa Batas. Saat dibuka, muncul sebuah peta bergerak dan bertulisankan "N
107.3K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as hamparan stone
Show Reviews (25)
Read
+Library
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Read All Reviews
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

Vyas Cornanilaerebuselevi lestari
Bree benar-benar sekeparat pantat ayam. Dengan jengkel aku mengikuti rombonganku menyusuri pesisir. Di sebelah kanan kami, ombak dari lautan yang tampak menghitam karena tidak mendapat cukup penyinaran menampar pasir. Bulan entah sedang berpendar ke sisi mana, sinar peraknya tidak kelihatan di langit. Padahal aku merasa melihatnya di antara atap limas dan beton datar puncak bangunan saat kami berkendara di Jalan Bypass Ngurah Rai. Di sebelah kiri, bagian depan deretan pertokoan yang memadamkan lampu mereka didominasi oleh dinding kaca sehingga kami bisa melihat ke dalam dan menyebutkan barang-barang yang mereka jual: aksesoris handmade; pakaian; bantal, hammock, kursi santai dan selimut; vas
104.4K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as hamparan stone
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Hamparan dataran luas, sejauh mata memandang, seluruhnya berwarna merah gelap, membawa perasaan suram dan mencekam.
1014.3K viewsOngoingAdded to Library 513 Times as hamparan stone
Read
+Library
Playboy in Love

Playboy in Love

Sebelum menyantap kembali hidangannya Erick menatap Pak Agus kemudian bertanya. "Iya, namanya Stone garden dan Gua Pawon. Letaknya di desa Gunung Masigit. Jarak tempuh dari sini nggak terlalu jauh, cuma jalannya lumayan berkelok-kelok. Kalau di Gua Pawon itu ada fosil manusia purba peninggalan zaman purbakala gitu, Mas. Terus kalau Stone Garden tempatnya di atas, tinggi, bisa di bilang gunung dan banyak sekali batu yang menyerupai karang di sana. Konon katanya beribu-ribu tahun yang lalu tempat itu bekas lautan. Rekomendasi deh buat destinasi wisata, tempatnya bagus buat foto selfie, prewedding, bikin video klip. Dan masih banyak lagi." Erick mangut-mangut, mungkin bila ada kesempatan nanti
108.0K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as hamparan stone
Read
+Library
PESONA PAMAN TAMPAN

PESONA PAMAN TAMPAN

Makisha menarik tubuh Tamika menjauh dari hadapan Agnes. "Sudah, jangan menangis! Pria bukan hanya dia seorang. Aku akan mengajakmu ke suatu tempat. Luapkan amarahmu di sana!" Tamika mengangguk pelan. Kedua gadis itu berjalan menyusuri jalanan setapak melewati kebun apel milik keluarganya. Sesekali, Tamika meringis perih saat kulitnya tersayat ilalang yang cukup tajam.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as hamparan stone
Read
+Library
Forever Hours

Forever Hours

Eh, apa, sih? Fira mengerutkan bibir sekaligus mengerjab lama. Siapa dia berharap dibawakan hadiah? Haduh. Langkah-langkah itu tepat berdiri di tempat yang lebih berwarna. Lebih dominan hijau sebab, hampir seluruh lokasi ditumbuhi rumput jenis gajah, pohon ketapang, pohon mangga, juga pohon cemara laut. Tempat paling menakjubkan di SMA 1 Perwira. Itu bagi Fira.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as hamparan stone
Read
+Library
Soul System

Soul System

Setelah memeriksa jumlah Soul Stone, asisten itu mengangguk sambil memberi hormat pada Kai sebelum mengundurkan diri. Acara lelang kembali dilanjut, setelah batch Harta Karun Pertempuran berakhir, kini lelang memasuki Batch Sumber Daya Alam. Pria Gempal beberapa kali menyerukan nama-nama barang. "Rumput 21 Zhang!" "Air Mata Iron Cliff" "Thunder Seal Leaf"
9.4145.6K viewsOngoingAdded to Library 4.5K Times as hamparan stone
Read
+Library
Satu Tahun Jadi Istrimu

Satu Tahun Jadi Istrimu

Hamparan bunga berwarna-warni menyambut di depan mata, mulai dari mawar, tulip, hingga lavender yang harum. “Cantik sekali,” bisik Tavira, matanya berbinar melihat lautan warna yang menenangkan hati. “Ya. Tapi tetap nggak secantik kamu,” jawab Karan tanpa ragu. Tavira menoleh, wajahnya langsung memanas. “Kau ini, bisa nggak bicara tanpa menggodaku?” “Enggak bisa.” Karan terkekeh, lalu meraih tangannya. “Karena memang itu yang aku rasakan.”
1035.8K viewsCompletedAdded to Library 929 Times as hamparan stone
Show Reviews (8)
Read
+Library
Liani April
Halo teman2, Harusnya cerita ini tamat hari ini, tapi editorku meminta bukunya diperpanjang sampai Desember. Jadi, kuharap kalian masih mau menemani kisah Tavira dan Darian sampai tamat nanti. Siap2 kisahnya akan makin intens dan baper, so kutunggu komentarmu. Terima kasih banyak sudah membaca~
Aurora Aurora
MALLLLEEESSS kalo CEO NYA DOYAN CELUP SANA SINI MURAHAN SAMA SI JALANG DELANEY...!!! PERCUMA JD CEO GA BISA LINDUNGIN ISTRINYA...!!! HARUSNYA SI JALANG DELANEY DIHUKUM, BAWA MASUKIN PENJARA KE KANTOR POLISI...!!! PARAH BANGET KARAKTER UTAMA LAKI2 NYA DARIAN,, CEO GA BISA NGAPA²IN...!!!
Read All Reviews
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status