Kemilau Senja
Aku menenangkan diri di kamar, sendiri membuatku bisa sedikit lebih tenang ketimbang bersamanya, yang hanya bisa merasakan cinta dan sakit hati hanya dalam waktu bersamaan.
Terdengar ponselku berbunyi, aku mengambilnya dan mengangkatnya. terdengar suara lembut yang menangkan di seberang sana.
"Halo, Assalamualaikum, Nandini."
"Wa'alaikumussalam warahmatullah."
"Iya, ada apa Nis, masih kangen ya?" tanyaku
"Biasa lagi suntuk nih," ucap Annisa.
Hot Chapters