Despicable Boy
“Lu dateng, kan?”
Hardy menerima kartu berwarna ungu seukuran telapak tangan itu. Aroma lavender membelai penciuman begitu kartu dibuka. Dibacanya tulisan emas yang tertera di dalamnya, “Sweet seventeen Gloria!” Spontan dia terbahak. “Udah tujuh belas aja, lu,” katanya mengacak rambut Gloria.
“Apaan, sih!” Gloria menepis tangan Hardy, pura-pura kesal. “Rambut gua berantakan, tau!”
Hot Chapters