Aku Dan Ayah Muridku
Hardi mencengkeram daguku, memaksaku untuk menatapnya, “Telan!”
Aku menggeleng, tapi saat dia beranjak hendak pergi, aku pun ketakutan dan langsung memeluk pinggangnya, lalu dengan susah payah menelan semuanya.
Kemudian, Hardi mengangkatku ke atas meja kerja. Dengan kertas gambar sebagai alas pinggangku.
Dia membuka kakiku, merobek satu-satunya penutup yang tersisa di dadaku. Lalu membenamkan wajahnya di sana, sambil menarik napas dalam-dalam.
Hot Chapters