Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kurir Pemilik Sistem

Kurir Pemilik Sistem

"Tapi liriknya tentang kematian." "Itu kan kiasan." Mereka berdua cekcok kecil, tapi penuh kasih sayang. Lagu ketiga adalah "Bersama Bintang" dari Drive. Lagu yang sangat populer di kalangan anak muda. Beberapa tamu yang lebih muda mulai berjoget kecil di tempat duduk mereka. "Perpisahan bukanlah duka... Meski harus menyisakan luka...."
10951 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai has lirik
Baca
+Pustaka
Diasuh Bos Besar

Diasuh Bos Besar

Alisa sontak menggigit bibir bawahnya, ia khawatir sekaligus takut kalau-kalau semua lirik yang dinyanyikan oleh kakak kelasnya yang badung itu ternyata benar semua. “Kail dan jala cukup untuk menghidupimu. Tiada badai, tiada topan kau temui ...” Dada Alisa berdebar-debar. Semakin resah saja dirinya mendengar lirik yang dinyanyikan Andika itu, yang ternyata benar. Mendekati benar semua. “...Nana nana nana nana...” Otak Andika berusaha untuk mengingat. Akan tetapi, ia tetap tidak bisa mengingat baris terakhir lirik lagu itu.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai has lirik
Baca
+Pustaka
Ku Tuning Cintamu Di Amplifier

Ku Tuning Cintamu Di Amplifier

“Liriknya harus bercerita tentang perasaan kita yang lagi canggung, tapi jadi lebih nyaman karena punya band bareng. Gitu nggak, Lan?” Alira mengangguk sambil nyatet beberapa ide. “Bener banget, Sit. Jadi liriknya tentang ketidakpastian awal, tapi akhirnya kita ngerasa kayak keluarga. Oke, ayo kita tulis.” Mereka pun mulai menulis lirik, semua punya ide-ide lucu dan konyol, tapi juga tetap punya makna yang dalam. Gaya mereka menulis lirik nggak lepas dari interaksi mereka yang sering bercanda, ada yang nambahin bagian lucu, ada juga yang menulis serius. Begitu udah kelar, mereka mulai latihan dengan lirik yang udah ditulis bareng-bareng.
726 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai has lirik
Baca
+Pustaka
BENIH KAKAK IPAR

BENIH KAKAK IPAR

Nayla menghentikan kegiatannya sejenak, dia kembali menata otak untuk tidak mengingat laki-laki yang telah menoreh luka pada hatinya. “Kau tidak apa-apa? Kenapa justru terdiam?” tegur Lira. Wanita itu menatap penuh selidik kepada sahabatnya. “Tidak. Aku baik-baik saja.” Keduanya melanjutkan sarapan di hari Senin pagi itu. Suara musim mengalun merdu di antara keduanya. Lira suka sekali dengan musik. Tidak heran jika hampir setiap hari jika dirinya aberada di rumah, tempat itu tidak akan sepi meski hanya mereka berdua yang menempati.
9.614.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai has lirik
Baca
+Pustaka
LUKA DI TEPI HATI IBU TIRI

LUKA DI TEPI HATI IBU TIRI

tanya Rindu dengan nada khawatir. Topan menghela nafas sejenak sebelum menjawab pertanyaan Rindu. Ia tahu bahwa temannya itu tidak akan puas dengan jawaban yang seadanya. "Aku hanya ingin menikmati masakan yang ada di rumah. Kamu tidak usah cemas, aku baik-baik saja," ucap Topan dengan tegas. Namun, Rindu tampak kecewa dengan jawaban Topan. "Tapi... aku kan tadi sudah bilang, kalau aku mau traktir kamu," ucap Rindu dengan nada kecewa.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai has lirik
Baca
+Pustaka
MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI

MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI

sanggup Nita. “Kamu keterlaluan, Lintang!” protes Arya. Aku tersenyum menatap pada lelaki yang dulu sangatkurindukan. Lalu, membuka sling bag dan mengeluarkan secarik kertas berisibarisan angka.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai has lirik
Baca
+Pustaka
Ketika Luka Menyapa

Ketika Luka Menyapa

lirih Arumi. "Tuhan, bukan hanya kepala ini yang sakit, tapi hati ini terasa lebih sakit." hingga ia tak sadarkan diri, setelah sekian lama menahan sakit di kepalanya. *** Kedua pengantin baru ini telah sampai di tempat tujuan mereka, sekarang mereka sudah ada di kamar hotel yang sebelumnya sudah di siapkan untuk mereka. "istirahat saja dulu," "iya, mas."
1066.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai has lirik
Baca
+Pustaka
WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)

WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)

Kalea kemudian dipersilahkan duduk di sofa berwarna kuning cerah. “Untuk kalian yang sudah menunggu. Nih aku hadirkan Kalea Pradipta. Penyanyi muda berbakat dan juga cantik tentunya ramahnya minta ampun. Kalea, apa kabar?” Nania menyambut Kalea begitu ia duduk di sofa kuningnya itu. “Baik! Alhamdulillah, Ka.” Jawabnya tersenyum. “Banyak loh, dari penonton-penonton aku yang request ke kita untuk kamu, kita datangkan kesini. Judul single terbaru kamu kan ‘CINTA KITA’. Berkisah tentang apa sih lagu ini?” tanyanya ramah.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai has lirik
Baca
+Pustaka
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

kata Andre di video itu. Lalu terdengarlah petikan gitarnya. "Kesunyian ini... lirih ku bernyanyi..." Lagunya 'Lirih' milik Ari Lasso. Wah, alamat nangis bombay ini. "Aku menangis mengenangmu... segala tentangmu... ku memanggilmu dalam hati lirih...." "Loh, Mbak Arin malah nangis," kata Vina. Ia memeluk aku yang sudah mulai mewek.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 649 kali sebagai has lirik
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Teha
sekadar info: standar penguncian bab di GN sekarang dipukul rata 14 koin, bila jumkat dlm bab di bawah 1400 kata, ya. 1000 kata pun ttp byr 14 koin. namun utk novel ini sendiri, koin/bab bs lebih besar dikarenakan jumlah kata yg lebih banyak, jd sebenarnya pembaca mdpt harga lama 1 koin/100 kata.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status