Dokterku, Cintaku
Dia memberi tahu, "Masuklah dan temani Dokter Alfred. Kalau bukan dia, anak kita masih kelaparan sampai sekarang."
Perkataan itu terdengar agak aneh di telingaku, jadi aku hanya membalas dengan sopan, "Julius, kamu terlalu baik. Aku datang ke sini cuma mau lihat-lihat saja kok. Nggak perlu sampai makan bareng, 'kan?"
Akan tetapi, Julius langsung menahan tanganku. Dia merebut kotak medisku, lalu menatap tajam sambil berkata, "Karena kamu sudah datang, makan dulu saja. Nggak boleh pergi!"
Hot Chapters