Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIKIRA SOPIR TERNYATA PUTRA PRESDIR

DIKIRA SOPIR TERNYATA PUTRA PRESDIR

“Selamat malam, Tuan Muda Madava!” sambut seorang dokter lelaki menyapa Bani dengan senyum merekah. Ialah Dr. Malik, teman baik Ibrahim. Ibrahim menyalami sang dokter lebih dulu dengan tambahan dekap hangat walau hanya sebentar. Bani pun bergantian menjabat tangan sang dokter. “Malam, Dok!” sahut Bani setelahnya. “Silakan duduk!”
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai hello doktor
Baca
+Pustaka
Menantu sang Dewa Perang

Menantu sang Dewa Perang

“Hei! Aku ini tidak mati, ya!” Mereka pun mengantarkan Baron menemui seorang Dokter di salah satu rumah sakit, setibanya mereka di rumah sakit. Baron, langsung diarahkan ke ruang check up. Lalu, ada seorang Dokter yang bernama Bosconovitch. Seorang Dokter dari Rusia yang sedang bertugas di Indonesia. “Apa, anda Tuan Baron? Saya, Dokter Bosconovitch, Saya akan memeriksa Anda, silahkan masuk!”
830.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 963 kali sebagai hello doktor
Baca
+Pustaka
PASIENKU ADALAH ISTRI MANTAN
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Senyum yang sangat dingin dan tidak mencapai mata. "Tidak," katanya sambil mengangkat jarum tipis di tangannya. "Mereka tidak akan tahu. Karena kau akan mati seperti mata-mata yang tertangkap. Bukan seperti korban pembunuhan." Ia menatap jarum itu di bawah cahaya lampu. Jarum tabib yang sangat tipis dan panjang, ujungnya sangat tajam. "Aku dokter," bisiknya dengan suara yang sangat pelan. "Dan dokter tahu di mana jantung berada. Tahu di mana titik yang bisa menghentikan detak dalam sekejap."
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 624 kali sebagai hello doktor
Baca
+Pustaka
Tak Sangka Dokter Itu Begitu

Tak Sangka Dokter Itu Begitu

Dokter Arlo sama sekali tidak terlihat kaget mendengar jawabanku. Saat aku bertanya apakah ada obat untuk menyembuhkan penyakit ini, dokter itu menjawab dia harus memeriksaku terlebih dahulu. Aku pun menunjuk ke sebuah tempat tidur yang terletak di samping dengan gugup, lalu bertanya kepada Dokter Arlo haruskah aku berbaring di sana. "Nggak usah, aku mau lihat dulu," jawab Dokter Arlo sambil berjongkok dan mulai melepaskan celanaku.
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai hello doktor
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

Transmigrasi Dendam: Aku Kembali, Tidak Lagi Lemah!

"Mereka baik-baik saja hanya cidera ringan, meskipun nampak banyak luka tapi itu semua hanya luka luar akan segera sembuh dengan perawatan yang baik." "Terima kasih banyak." "Itu memang tugas kami." Yukine berpamitan dan pergi namun Damar mengikutinya dari belakang. "Dokter, bolehkah aku tahu namamu?" tanya Damar pelan. "Saya Dokter Mahima, kepala klinik di sini." "Maafkan aku, wajahmu mengingatkan aku pada teman sekolahku aku pikir itu dia kalian terlalu mirip."
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai hello doktor
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor

Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor

DIKHIANATI MAS DOKTER, DINIKAHI PAK MAYOR ******* “Aghh, pelan-pelan, Mas. Sakit!” “Sakit ... atau enak?” Senyumku seketika lenyap setelah berdiri tepat di depan pintu ruangan praktik Mas Arland, seorang dokter pintar yang merupakan calon suamiku. Tanganku yang seharusnya mendorong gagang pintu justru tertahan di udara karena tiba-tiba gemetar oleh suara-suara itu.
1017.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 524 kali sebagai hello doktor
Baca
+Pustaka
MAAF, DOK, KITA SALING KENAL?

MAAF, DOK, KITA SALING KENAL?

Vio menggeleng. Dia kembali menatap lelaki di depannya. Wajahnya tenang tapi rahangnya mengeras. “Nama dokter siapa?” Tanya Vio pelan. “Adriel.” “Nama lengkap?” “Adriel Rakatama.” Jawabannya datar. Di balik nada stabil itu ada sedikit jeda napas yang nyaris tak terdengar. Vio menyipitkan mata. Dia menunjuk dirinya sendiri. “Nama aku?”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai hello doktor
Baca
+Pustaka
Topeng Sang Dokter

Topeng Sang Dokter

“Kebetulan sekali, Reli. Nggak kusangka bisa bertemu denganmu di sini.” Saat Robert menyuruhku menunggu sebentar di dekat pintu, aku malah bertemu Dokter Jack. Mendengar dia menyapa, aku langsung merasa bersalah dan buru-buru melihat ke sekeliling. Dokter Jack mendekat ke sampingku, lalu tangan besarnya meremas bokongku. “Reli, mau terapi lagi?” Aku tersentak kaget dan langsung melotot padanya dengan marah.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai hello doktor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status