Tawanan Cinta Tuan Abizar
Karena manusia seperti kita, itu fana, lemah, cepat dan mudah mati.
Awalnya kupikir hidup dan kebahagiaan ini abadi, sekalipun banyak kematian yang terjadi di sekitarku. Tapi semakin lama aku menjalaninya dan menikmatinya. Aku salah, semua ini singkat sekali. Aku akan menjadikan Mawar sebagai perbandingan. Umurnya semakin bertambah, wanitaku semakin menua dan selalu kematian yang menantinya di ujung. Aku tidak bisa membayangkannya, betapa singkatnya kebahagiaan yang kuusahakan. Aku lebih memilih untuk tidak memikirkannya dan mengkhayal kami bisa hidup ratusan tahun.
Hot Chapters