Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jodoh yang Tertunda

Jodoh yang Tertunda

pintaku sebelum mereka menjauh. “Iya Mbak Shanum, nanti saya kirimkan nomor saya lewat Bu RT. Soalnya saya tidak hapal,” timpalnya. “Iya Bu, saya tunggu!” Mereka pun akhirnya berlalu. * Aku mulai membongkar lemari, mencari padanan baju dan bawahan yang cocok dikenakan. Rasanya aku bersemangat, padahal sekarang masih hari Sabtu. Suara mobil terdengar di luar, menandakan Mas Ardan sudah pulang. Tak lama kemudian, ucapan salamnya terdengar, lalu hening.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as hitungan mundur
Read
+Library
Edisi Kelas

Edisi Kelas

Selainnya masih sibuk menyalin contekan dengan tulisan yang tidak beraturan bahkan tidak peduli dengan benar atau salahnya jawaban tersebut. “8, 7, 6, 5…” Hitungan itu membuat mereka semakin kasak-kusuk berlari menghampiri guru dengan berlari berdesakan. “4, 3, 2, 1.” Hitungan mundur sudah selelsai. Namun belum semuanya yang mengumpulkan dan masih sibuk mencatat jawaban dari teman lainnya. “Ibuk nggak mau terima lagi.” Guru sejarah duduk di tempatnya. Memeriksa jawaban mereka.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as hitungan mundur
Read
+Library
The Second Season

The Second Season

“Tenang ya, Ti. Gue di sini. Gue nemenin lo di sini, okey? Atur napas lo perlahan, tarik napas, buang.” Perlahan tubuh Tiara yang gemetar mereda, Bayu mencoba mengalihkan perhatian Tiara ke hal lain. “Dengerin gue baik-baik. Coba hitung mundur lompat 2 dari angka 50. Perlahan, hm?” Tiara menggeleng, namun mulutnya tetap bergerak dan terdengar membisik di telinga Bayu. “50 ... 48 ... 46 ... 44 ... 41 ..-“
106.5K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as hitungan mundur
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

Alisya langsung mengerjap, menyesuaikan cahaya di matanya. "Kakek ...," lirihnya. Benar saja kakeknya berjalan dari saklar menuju tangga di mana ia berdiri sekarang. "Kenapa kamu baru pulang selarut ini?" tanya Kakek tanpa basa basi. "Aku latihan musik dulu, Kek," jawab Alisya dengan dada berdebar. "Orang tuamu belum seminggu meninggal, tapi kamu udah keluyuran ke mana-mana!"
105.3K viewsOngoingAdded to Library 168 Times as hitungan mundur
Read
+Library
Our Fight

Our Fight

Aku mendapatinya hanya fokus ke depan. Jam dinding di atas papan tulis sudah menunjukkan pukul tiga sore kurang beberapa menit. Dua menit menjelang bel berbunyi. Dalam hati aku menghitung mundur. Satu menit. Lima. Empat. Tiga. Dua. Satu. Kring!
107.9K viewsCompletedAdded to Library 189 Times as hitungan mundur
Read
+Library
SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

"Aku beri hitung mundur sepuluh detik dari sekarang!" Melihat mereka saling pandang seolah sedang mencari kesepakatan. Fang Zhe akhirnya mulai menghitung mundur. "Sepuluh..." Suara Fang Zhe bergema dingin, memantul di dinding gua yang lembap. Setiap angka yang keluar dari mulutnya terasa seperti hantaman palu godam pada mental para elit Provinsi Shuan ini. "Sembilan... delapan..."
1012.8K viewsOngoingAdded to Library 423 Times as hitungan mundur
Read
+Library
Turn Back Time

Turn Back Time

ucap Marshal. "Masalahnya keluar dari trauma itu enggak segampang membalikkan tangan, Marshal. Kemungkinan butuh waktu yang cukup lama," sahut Yudha yang sedari tadi menyimak pembicaraan mereka berdua. Marshal menghela napas panjang. “Andaikan ada mesin pemutar waktu, akan kukembalikan segalanya pada malam itu. Astaghfirullah ....” "Sekarang kamu menyesal karena sudah menyakiti Karinaz ‘kan?" celetuk Yudha dengan sedikit mengejek.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as hitungan mundur
Read
+Library
Esensi Cinta-Kisah Pria yang Takut Jatuh Cinta

Esensi Cinta-Kisah Pria yang Takut Jatuh Cinta

heran gue, khawatir dengan tubuh yang kian rapuh ini. Tak terasa, waktu menunjukkan pukul dua belas malam kurang lima detik. Orang-orang mulai menghitung mundur— Satu! ...56 Dua! …57 Tiga! …58 Empat! …59 Lima! …00:00 “Selamat Tahun Baru!”
758 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as hitungan mundur
Read
+Library
Pembalasan sang Menantu Tertindas

Pembalasan sang Menantu Tertindas

Dia benar-benar bertindak gegabah karena panik, dengan menaruh harapan kepada seorang sopir. “Tidak tahu ilmu kedokteran? Lantas, aku menghitung mundur tadi untuk apa?” tanya Yoga dengan dingin. Tiba-tiba saja, semua orang langsung mengerti. Ya, barusan Yoga menghitung mundur sampai angka sepuluh. Tiba-tiba saja, pasien mengalami kejadian yang tidak terduga. Hal ini menunjukkan Yoga sudah tahu bahwa pasien akan mengalami kejadian seperti itu.
8.9462.0K viewsCompletedAdded to Library 16.6K Times as hitungan mundur
Show Reviews (53)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Kaisar Dewa
Sembari menunggu update. yuk baca "SANG MENANTU TERKUAT" Nama Penulis : Kaisar Dewa. Bercerita tentang pembalasan seorang menantu laki-laki yang diselingkuhi istri tercintanya di ulang tahun ke tiga pernikahan mereka.
Read All Reviews
Bukan Teman Tapi Sekamar?

Bukan Teman Tapi Sekamar?

Begitu Marsha menghitung mundur dan berkata mereka boleh membalikkan papan, Manda dan Senja dengan cepat melakukannya. “Sehati!” Untuk ketiga kalinya, suara otomatis itu terdengar. Semua pasang mata langsung bertepuk tangan. Masalah tanggal ulang tahun adalah hal yang bisa dikatakan cukup sulit. Mau bagaimanapun, mereka bersama baru dua minggu lebih sedikit. Tidak ada waktu untuk memahami lebih detail antara pasangan, mungkin hanya bisa mengamati tingkah laku dan kesenangan yang bisa diamati dengan mata telanjang dan mulut yang bungkam.
1022.4K viewsCompletedAdded to Library 827 Times as hitungan mundur
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status