Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FATAMORGANA

FATAMORGANA

Ke dua laki-laki itu diam sesaat lalu akhir manggut-manggut. "Sudah mana adikku! Aku sudah lunasi hutangnya, jadi kembalikan adikku dan jangan pernah ganggu kami lagi!" Terdengar tapak kaki dari dalam ruangan itu. Dari semenjak datang, aku sama sekali belum melihat sekelilingku. Ternyata rumah ini besar sekali. Bangunannya ala rumah-rumah di dalam drama China dan Korea. Aku yakin Ariana betah sekali di sini.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai house of leaves
Baca
+Pustaka
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Bisik Irene sembari terus menatap ke arah rumah yang Reviline masuki. Tetapi bangunan rumah didepannya sepertinya tidak cukup terurus karena rumput liar tumbuh subur dihalaman depannya, beberapa cat ditemboknya bahkan sudah terkelupas. Apakah Reviline baru saja membeli rumah ini dari seseorang lalu berniat merenovasinya. Ah, dia bingung sendiri. Kemudian dirinya dikagetkan suara kucing yang tengah menggeram dari dalam tong besar yang sudah berkarat tidak jauh dari tempatnya.
9.93.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai house of leaves
Baca
+Pustaka
Elegi

Elegi

Nero terbahak sembari meninju lengan Aksa sebelum beranjak pergi meninggalkan si pirang yang masih memusatkan atensi pada Rosemary. Hiro tampak mondar-mandir di ruang tamu rumahnya. Ia sungguh takut jika penyakit putrinya akan kambuh lagi seperti dua malam lalu. Ia tidak tahu lagi bagaimana caranya untuk menghentikan Hilea, jika hal itu terulang lagi. Putrinya memang terlihat normal layaknya para gadis lainnya, hanya saja tidak ada yang tahu bahwa dalam diri putrinya ada sosok yang tertidur dan siap melakukan apapun tanpa sepengetahuan Hilea. Sampai saat ini, Hiro masih sukar percaya bahwa Hilea memiliki alter ego.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai house of leaves
Baca
+Pustaka
The Last Leaf

The Last Leaf

Saat itu aku bertanya pada ibu, mengapa mereka harus mengadakan acara dimana semua orangnya bersedih, lalu ibu menjawabnya dengan lembut "acara ini diadakan untuk mengenang kematian dari seseorang yang kita kasihi, jadi tidaklah masalah jika semua yang hadir disini bersedih" Aku tidak mengerti apa itu kematian yang hanya bisa aku ketahui, kematian adalah sesuatu yang menyeramkan hingga membuat banyak orang bersedih. Sampai di suatu pagi, aku keluar dari dalam rumah karena sosok ibu tak ada di sekitarku, di depan rumahku itu terdapat pohon maple yang tingginya sekitar 8 meter, daun maple itu berwarna hijau muda, di setiap ujung daunnya terdapat bulir-bulir air yang menggantung bekas hujan kem
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai house of leaves
Baca
+Pustaka
Lentera Kegelapan

Lentera Kegelapan

POV Ray Sampai di sebuah rumah yang terbilang cukup sederhana namun terawat apik. Aku dipersilahkan untuk masuk ke kantor detektif Johan yang berada disebelah pintu masuk utama di rumahnya. Sebuah ruangan kantor yang tak begitu besar, begitu masuk terdapat sebuah sofa besar dan 2 kursi yang berada di depan meja kerja besar, disampingnya jajaran rak buku berisi buku-buku dari berbagai penulis yang melekat ke dinding. Sebuah ruangan kantor yang nyaman namun lebih mirip dengan ruang konsultasi klien. Terdapat juga sebuah mesin pembuat kopi yang di atasnya terdapat tulisan 'Gratis untuk klien'.
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai house of leaves
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Jordi Onsu
awalnya iseng ngisi waktu buka aplikasi ini buat cari bacaan, terus lihat covernya menarik kayaknya. Pas dibaca ternyata bagus, rekomended banget. Ide ceritanya bagus, penyajiannya juga keren, alurnya gak mudah ketebak. Goodjob buat penulisnya, terima kasih sudah bikin karya sebagus ini yah.
Ummi Musyadah
saya kira di GN isinya cuma novel esex-esex tentang Ceo, perselingkuhan, dan scandal. Saya kira juga penulis di GN cuma bisa nulis cerita yang cerita yg esex-esex doang biar karya mereka laku. Eh taunya ada karya dan penulis yang seperti ini, berani melawan arus dan mampu menyajikan karya yang beda.
Baca Semua Ulasan
The Secret

The Secret

Penginapan Merinda nampak seperti rumah biasa. Kecuali ukuran bangunannya yang paling besar diantara pemukiman warga. Tapi sepertinya cukup berlebihan kalau kubilang sebagai pemukiman warga. Jarak antar rumah sangat jauh. Sepanjang perjalanan aku bisa menghitung jumlah rumah dengan kedua tanganku. Daerah ini lebih banyak di dominasi dengan kebun jagung yang luas. Mengingatkanku pada film horror yang diadaptasi dari novel Stephen King yang terkenal itu.
1012.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai house of leaves
Baca
+Pustaka
Keluarga Beracun

Keluarga Beracun

Yang jelas matanya berkaca-kaca. Tiba-tiba dia berlari memasuki rumah ini, aku yang kaget segera mengejarnya. Aku sampai di halaman belakang rumah ini, sepertinya ini After party pernikahan Rara. Ia membuat semacam pesta kebun. Aku memandang takjub dekorasinya, tak terlihat seperti di halaman rumah, justru terlihat seperti di sebuah taman yang sangat indah. Aku yakin biayanya tak sedikit.
17.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 564 kali sebagai house of leaves
Baca
+Pustaka
Housemate

Housemate

Nasha tebak dia ini si pemilik perusahaan. "Nggak masalah, Mbak. Tadi sudah sesuai dengan pesanan ya. Atau bisa dicek ulang juga nggak apa-apa." Mendadak Nasha aneh dan janggal. Apa ada makhluk halus di sekitarnya? "Saya sudah transfer ya, Mbak Aqila. Sekali lagi terimakasih."
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai house of leaves
Baca
+Pustaka
DIVERGENT

DIVERGENT

ujar lelaki itu Arra mulai merasakan tatapan nya mulai mengabur setelah selesai mengucapkan kata-kata itu. Dengan perlahan, rambut nya juga memutih dan ada sebuah mahkota di atas nya. Suara petir yang tadi sempat reda kini kembali bersahutan dengan begitu kuat. Angin berhembus dari segala arah, awan hitam dan putih seperti berperang untuk mengisi siapa yang paling dominan. Arra mengeratkan pegangannya pada besi yang berada di sebelah nya karena merasa bahwa angin yang begitu kuat seolah menusuk kulitnya. Arra semakin berpegang kuat, angin, awan abu-abu, dan petir terasa memasuki badannya.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai house of leaves
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status