SETELAH KEMATIAN ISTRIKU
Sampai akhirnya berdiri, berjalan dan terus beroperasi.
Akhirnya aku tiba di rumah Ibu. Membuka pagar hitam yang menjulang tinggi, lalu kemudian masuk ke dalamnya. Rumah dengan tipe 120 di depanku saat ini. Memiliki halaman depan yang cukup luas. Di sebelah kanan, terdapat gazebo kecil yang di depannya ada sebuah kolam hias. Lalu sebelah kiri, hanya berupa carport. Dan kini, aku berjalan di tengah-tengah untuk menuju bangunan rumah Ibu.
Kulihat Ibu sedang duduk di kursi kayu di teras rumahnya. Ibu nampak sedang menikmati teh hangat juga kue basah tradisional yang biasa dibelikan ART-nya saat ke pasar.