Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Love Puzzle Painting

Love Puzzle Painting

ujar Bu Diah membela diri. "Berapa kali saya harus bilang kalau ini bukan karya saya bu?!" "Apa ada suatu hal yang membuat saya percaya dengan omongan kamu?" Tanya Bu Diah seolah meremehkan. Gaffar nampak berfikir sejebak dan memandangi lukisan pad tembok itu. Berkat ketelitiannya, Gaffar menemukan titimangsa pada gambar tersebut. -Ky
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai how dare you artinya
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Dia menatapnya, matanya yang tadi kosong kini menyala dengan keberanian putus asa. Dara meninggikan suaranya, sengaja menantang. “Kalau dia pecundang, lalu kamu apa? Kamu yang nyari aku sampai ke Yogya? Kamu yang bawa aku paksa kayak penjahat? Itu namanya pahlawan?!”
1036.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 942 kali sebagai how dare you artinya
Baca
+Pustaka
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

“Siapa bilang aku menipumu?” Cindy masih tidak merasa bersalah, malah tertawa sinis, “Itu salahmu sendiri yang bodoh, mau menyalahkan siapa?! Kalau bukan karena dengar kabar dari teman lama bahwa kamu bisa bawa keluarga untuk masuk ke Grup Roma, kamu pikir aku punya waktu kosong untuk berpura-pura denganmu?”
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai how dare you artinya
Baca
+Pustaka
CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN

CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN

Untung saja wajah pria itu tetap tidak berubah hingga dia yakin Daniel tidak marah karena menertawakan pendapatnya. “Gue? Artis?” Dinda bertanya di sela tawanya. “Main piano aja gue nggak becus, Niel. Mau jadi artis apa?” Senyum di wajah Daniel belum juga hilang. Stok kesabarannya mungkin masih banyak hingga dia membiarkan Dinda menertawakannya. “Di sini, jadi artis itu nggak harus main musik atau akting. Lo cantik dan punya banyak penggemar maka lo udah disebut sebagai artis. Dan lo punya keduanya.”
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 682 kali sebagai how dare you artinya
Baca
+Pustaka
Menantu Paling Oke

Menantu Paling Oke

("Saya minta maaf, kalau penjelasan saya salah." "Why do I hesitate? It seems that Mr Hendra has underestimated me, how dare he send you who are inexperienced here. Well, I'll just cancel the agreement. I refuse this tender. Sorry." ("Kenapa saya kok jadi ragu ya? Tampaknya Mr Hendra agak meremehkan saya nih, masak berani mengirimkan kamu yang tidak berpengalaman kesini. Ya sudah, saya batalkan saja perjanjiannya. Saya tolak tender ini. Maaf.")
1042.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai how dare you artinya
Baca
+Pustaka
Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Rahasia di Ranjang Malam Pertama

"Maaf karena udah lukis kamu versi nggak pake baju. Ya, soal dibakar itu juga termasuk, Kakak minta maaf." "Nanti mau ada lagi lukisan nggak senonoh?" Daisha menitikberatkan hal itu. Garda menggeleng, mungkin gelengan kepalanya bisa sampai ke Daisha. "Tapi tetep bakal lukis kamu. Soalnya mau gimana lagi kalau kangen?" "Tolong dijaga auratku, udah cukup yang pernah Ilias lakuin aja yang bikin badanku dilihat orang lain." Karena ini makanya Daisha menekankan.
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai how dare you artinya
Baca
+Pustaka
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

tanya Diani dengan senyuman di wajahnya. Tentu saja lamaran Diani itu membuat Lila malu. Ia teringat kembali bagaimana Banyu menjawab pertanyaan yang sama dengan jawaban yang sama. Malu-malu, Lila mengangguk. Membuat Diani melongo tak percaya. “Beneran?!” pekik Diani. “Ibu– jangan keras-keras. Lila malu,” ucap Lila sambil menunduk untuk menyembunyikan wajahnya yang memanas dan Lil yakin sudah sangat merah saat ini.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai how dare you artinya
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat  Duda Cerewet

Terjebak Hasrat Duda Cerewet

sindir Rick. Mulut Laura tercungap. Duda cerewet itu bisa membaca jelas apa yang ia takutkan. Dan apa katanya tadi? 'Oh, jadi dia menantang gue untuk batal kerja di sini? Oke, Lau, jangan rendahkan harga diri lo! Masih banyak majikan yang mau nerima lo!' Ego Laura terusik. Namun, saat hendak meninggalkan tempat itu, sisi lain hatinya melarang.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai how dare you artinya
Baca
+Pustaka
Red Dazzling

Red Dazzling

cecar Dazzle. “Daz, aku, kami, hanya tak ingin melukaimu,” bantah Danta mencoba untuk membuat Dazzle luluh. “Bulshit! Bawa pergi semua kata-katamu, tak usah kembali. Selamat berbahagia dengan semua yang kamu miliki sekarang. Urus suamimu dan jangan pernah menampakkan lagi wajahmu di depanku. Bila kita tak sengaja bertemu, anggap kita tak pernah saling mengenal,” kata Dazzle seraya pergi meninggalkan Danta.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai how dare you artinya
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Tanya Bela Bora terdiam saat Bela menanyakan soal dirinya, “Aku ingin menanyakan hal ini secara langsung, bukan dari orang lain tapi melainkan dari dirimu sendiri.” Ujar Bela “Apa benar kau Kreator Seni Di Galery Elard?” Tanya Bela
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai how dare you artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status