Tiba-Tiba Dimadu
Minggu sore, setelah hujan selama empat jam mengguyur kota, aroma petrikor menguar di bawa angin membawa sejuta kenangan serta kesyahduan tersendiri di dalam kalbuku.
Kuraba jendela kaca toko yang terasa dingin, jalanan mulai ramai lagi oleh motor yang berlalu lalang, sisa sisa daun yang rontok oleh guyuran hujan mengambang di genangan di depan tokoku seolah membawa suasana bahwa ini seperti musim musim gugur di luar sana. Ah, konyol tidak penting, aku kembali beralih ke belakang meja.
ตอนยอดนิยม