Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Baju Baru Untuk Istri Dan Anakku

Baju Baru Untuk Istri Dan Anakku

Berharap sang istri segera pulang ke rumahnya. Hingga jarum jam yang tergantung di ruang tamu mengarah ke angka 9 malam. Terdengar deru kendaraan yang tiba-tiba berhenti di depan rumahnya. Karena hujan yang turun saat itu lebat, membuat suasana di sekitaran tempat tinggalnya menjadi sepi. Tidak banyak kendaraan yang melintas dan lalu lalang seperti biasanya. Tok! Tok! Tok!
8.745.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sakiti Ternyata Punya Perusahaan Sendiri

Istri yang Kau Sakiti Ternyata Punya Perusahaan Sendiri

"Sama-sama Tante." Sore itu udara terasa dingin karena sepoi angin yang berhembus semakin kencang terasa. Saat aku lihat ke atas, ternyata awan gelap mulai berkumpul, sepertinya akan turun hujan. Bergegas aku menutup jendela kamar, juga kendala dapur yang langsung terhubung dengan kebun belakang rumah. ***
843.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Demi Pernikahan yang Bahagia

Demi Pernikahan yang Bahagia

Halaman depannya terlihat basah oleh hujan, sementara lampu teras menyala temaram, memantulkan cahaya lembut ke pagar besi dan jalan setapak menuju pintu utama. Rionegro mematikan mesin mobil. Seketika, suara hujan yang tadi tertahan oleh deru mesin kembali terdengar lebih jelas. Air jatuh pelan di atap mobil, di dedaunan, dan di jalan yang mulai dipenuhi genangan tipis. Untuk sesaat, tidak ada yang bicara.
10507 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Orang ketiga.

Orang ketiga.

Hujan turun pelan, menetes di kaca depan mobil, menciptakan irama yang tak menenangkan. Jalanan sore itu padat, tapi keheningan di dalam mobil jauh lebih menyesakkan daripada suara klakson di luar sana.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

Pendar Kebahagiaan Pagi ini hujan mengguyur begitu deras disertai angin yang teramat kencang. Suasana di luar rumah begitu gelap sehingga Rafan memutuskan untuk libur sendiri saja. Aku duduk di depan televisi sambil membalut diri dengan jaket dan selimut, di samping ada Rafan dengan jaket tebal pula.
1037.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 820 kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

Suzy Malam itu hujan turun dan tiba-tiba aku melihat Tama memarkirkan mobilnya di depan rumahku. Dia turun dari mobil dan berlari ke pintu depan rumahku. Aku beranjak membukakan pintu untuknya. ”Astaga! Aku terjebak hujan dalam perjalanan kemari,” katanya sambil melepaskan jaketnya dan menggantungkannya di gantungan di sampingnya di pintu masuk rumahku.
9.286.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

jawab Senja dari belakang. Bima membalikkan tubuhnya dan melihat Senja berdiri diambang pintu dengan senyum simpul. *~*~*~*~* Hujan turun di senin sore yang melelahkan bagi kebanyakan orang. Lalu-lalang motor dijalan raya pun tidak tampak karena hujan yang mengguyur begitu lebat. Kecuali beberapa orang yang berani menembus hujan dengan menggunakan jas hujan. Lain halnya dengan Dipta R. Maheswara.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Mayor Raiden Tidak Bisa Melepaskanku

Mayor Raiden Tidak Bisa Melepaskanku

“Kami sudah tidak bisa menunda waktu lagi. Kami harus tutup sekarang.” “Sekarang?” Mata Nicolle membelalak. Penjual itu mengangguk serba salah. “Anak-anak saya sudah menunggu di rumah. Hujan makin besar, dan jalan belakang juga mulai tergenang.” Nicolle menoleh perlahan pada Raiden. Di luar, jalan sudah berubah menjadi aliran air yang memantulkan cahaya lampu jalan. Malam semakin larut dan hujan semakin deras, tampak belum akan berhenti dalam waktu dekat.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Rain

Rain

Dan Rain belum siap menerima kemungkinan terburuk apabila sesuatu terjadi pada Eren. Hujan membuat Rain tersadar dari lamunan. Mobil yang membawanya ke apartemen melaju dengan kecepatan sedang. Dia bisa melihat kaca mobil yang berembun dan itu mampu menambah rasa kesalnya. Rain masih tidak menyukai hujan.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Semua jalanan lengang dan tampak sepi. Demi keselamatan, para warga dihimbau untuk tetap di dalam ruangan sampai hujan badai benar-benar reda. “Ya Allah, sampai kapan hujan berhenti? Saya sangat merindukan keluarga saya. Saat ini mereka tengah apa ya?” monolog Darren dengan telapak tangan yang masih menyentuh kaca jendela.
10146.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status