กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Hujan turun sejak sore, membasuh halaman kecil di depan rumah. Butiran air menari di atas genting, menyatu dengan aroma tanah basah yang menenangkan. Sekar duduk di kursi goyang dekat jendela, selimut abu-abu menutupi kakinya. Radio kecil di meja samping menyala pelan, menyiarkan lagu lawas — “Bengawan Solo” — versi instrumental.
101.4K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 45 ครั้งในชื่อ hujan depan rumah sore
อ่าน
+ห้องสมุด
Godaan Memikat Lelaki Penguasa

Godaan Memikat Lelaki Penguasa

Ada lima orang pembantu yang di pekerjakan di rumah tersebut termasuk seorang supir. Sore pada akkhir musim kemarau yang indah, derasnya hujan datang menyambut pergantian musim. Bau tanah yang khas mulai naik tercium mengusik hingga kerongkongan. Rere masih terduduk di emperan toko dekat kampusnya berharap hujan segera mereda. Balutan kaos lengan tiga seperempat dan celana jeans tubuhnya terlihat begitu ramping. Rere tengah asik memainkan tetesan air hujan yang berjatuhan dari atap toko tersebut.
1046.4K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.9K ครั้งในชื่อ hujan depan rumah sore
อ่านรีวิว (59)
อ่าน
+ห้องสมุด
Haryanti Yulia
Ya ampun baca novel ini mulai awal agak kalem, pas masuk bab 4 aku jadi panas dingin😭 Bg Edzard yang sabar ya, Rere dan Kenzo udah saling cinta saling nganu ekhem², sampai berkedut² dia nahan 🤣 gak bisa ganggu gugat lagi pokokny. Jadi, Abang sama aku aja, aku akan terima Abang dengan lapang dada
NURUL LAILI MUFIDA
disini lakinya gak ada yg bagus, si ken yg gonta ganti wanita, si ed yg tdk bs menjaga kesucian pernikahan dengan meniduri ev, jdi gak ada yg pantas buat rere, kasihan rere gadis manis yg baik harus dapat suami gitu, mudah"an authornya berbaik hati mendatangkan jodoh yg baik serta setia buat rere...
อ่านรีวิวทั้งหมด
Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Hujan gerimis yang turun perlahan sejak lepas magrib tadi seakan ingin menyelimuti semua orang dengan kedamaian dan kesejukan. Keheningan menyapa di setiap atap rumah, bersama rintik gerimis yang jatuh menitik, membasahi pepohonan peneduh dan bunga-bunga di taman depan. Mojo dan Iroh sempat merasa malu dan canggung di rumah paman Iroh ini. Akan tetapi, rupanya keluarga paman Iroh itu sangat baik dan juga sangat pengertian.
1046.5K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 1.3K ครั้งในชื่อ hujan depan rumah sore
อ่านรีวิว (9)
อ่าน
+ห้องสมุด
Ayusqie
Selamat datang kk pembaca di novel Jagoan Kampung Merantau ke Kota. Jangan lewatkan jg karya sy yg lain: - ABANG OJEK VS IBU POLWAN (highly recommnded nih) - SUSAHNYA JADI MAS JOKO. Terima kasih kk semua. sehat selalu
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
อ่านรีวิวทั้งหมด
TULPA

TULPA

ujar mama memberitahukan. Mobil yang kami tumpangi perlahan melaju meninggalkan depan halaman pemakaman. Untungnya hujan yang turun tidak terlalu deras. Walau begitu jika kuamati, hujan ini akan berlangsung cukup lama. Sebab, hujan sore ini begitu tenang tanpa adanya angin kencang maupun suara guntur nan petir yang menyambar. "Tumben, Ma? Dalam rangka apa emangnya?" tanyaku penasaran.
106.4K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 241 ครั้งในชื่อ hujan depan rumah sore
อ่าน
+ห้องสมุด
SELUMBARI

SELUMBARI

Ah, pemandangan yang menyenangkan. Langit semakin mendung, hujan semakin deras. Matahari yang semula bersinar terang di langit, menjadi tidak berbekas sekarang. Walaupun jam dinding di rumah-rumah penduduk masih menunjukkan pukul dua lebih dua puluh lima siang, suasana menunjukkan pukul dua dini hari. Semua orang yang berada di luar segera berlari masuk ke dalam rumah, hujan semakin lebat. Para anak laki-laki sebelum diteriaki orangtua mereka juga telah berlari ke halaman salah satu rumah penduduk. Mereka tidak akan pulang ke rumah, hanya menunggu hujan agak reda dan melanjutkan permainan.
ตอนยอดนิยม
101.8K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 63 ครั้งในชื่อ hujan depan rumah sore
อ่าน
+ห้องสมุด
Tuan, Biarkan Aku Pergi

Tuan, Biarkan Aku Pergi

Dahayu menatap senja di depan jendela kamarnya dengan melipat tangan di depan dada. Rona kuning keemasan bersembunyi di balik mendung hitam yang bergelayut bagai kapas kotor dari kejauhan. Warna kelam itu semakin terkumpul dan tebal menghalangi keindahan senja dengan cepat. Sudah pasti akan turun hujan malam ini.
103.6K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 71 ครั้งในชื่อ hujan depan rumah sore
อ่าน
+ห้องสมุด
Antara Ambisi dan Cinta

Antara Ambisi dan Cinta

Malam itu rumah terasa tenang. Hujan sore yang turun deras sudah reda, menyisakan bau tanah basah yang masuk lewat jendela kamar yang sedikit terbuka. Lampu kamar menyala temaram, hanya cahaya kuning lembut dari lampu meja yang memberi kehangatan.
1011.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 355 ครั้งในชื่อ hujan depan rumah sore
อ่าน
+ห้องสมุด
Bukan cinta pilihan

Bukan cinta pilihan

Hujan kembali turun sore itu. Bukan deras, hanya gerimis kecil yang mengetuk kaca jendela seperti irama ragu-ragu. Udara di dalam rumah menjadi lebih lembap dan sunyi terasa menebal, seolah setiap benda di dalam ruangan sedang menahan napas.
613 viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 20 ครั้งในชื่อ hujan depan rumah sore
อ่าน
+ห้องสมุด
SUPIRKU ADALAH SUAMIKU, TAPI BUKAN AYAH ANAKKU

SUPIRKU ADALAH SUAMIKU, TAPI BUKAN AYAH ANAKKU

Tak terasa butiran-butiran bening mengalir dari sudut matanya. Bimo tampak kepayahan melewati genangan-genangan air saat menuju rumahnya. "Sepertinya tadi malam hujan di sini," pikirnya. Haaaap … akhirnya sampai juga ia ke depan pintu rumahnya. Rumah yang lebih pantas disebut dengan gubuk itu tampak sepi, seperti tak ada kehidupan di dalamnya. Bimo celingukan, sambil tangannya mendorong pintu rumahnya.
104.5K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 144 ครั้งในชื่อ hujan depan rumah sore
อ่าน
+ห้องสมุด
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

Ryu berlari kecil menuju mereka menghindari gerimis yang turun semakin deras diikuti oleh Kuma dan Shiro di belakangnya. “Haah, safe~ untungnya hujan baru turun ketika kami hampir sampai di rumah,” ucap Ryu sedikit terengah. Sementara Tsubaki dan Makoto masuk ke dalam rumah, Izumi dan Ryu tetap tinggal di beranda depan, menikmati waktu sore melihat hujan yang turun membasahi bumi. Angin sesekali berhembus menghantarkan udara yang terasa cukup dingin di kulit. Namun Izumi dan Ryu hanya bergeming. Izumi menarik napas dalam-dalam, menghirup aroma tanah yang basah oleh hujan.
104.6K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 111 ครั้งในชื่อ hujan depan rumah sore
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1
...
45678
...
10
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status