Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Jelekku Ternyata Komandan Polisi

Istri Jelekku Ternyata Komandan Polisi

Hujan baru saja berhenti sore itu. Aroma tanah basah menyatu dengan dinginnya udara kota Shane, sementara langit yang kelabu perlahan memudar menjadi oranye pucat. Di pelataran rumah besar keluarga Smitt, beberapa pelayan berlalu-lalang menyiapkan meja dan hidangan. Tak ada yang tahu pasti apa yang akan terjadi sore ini, tapi suasana tegang terasa bahkan sejak di gerbang depan.
9.36.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

Sore itu, langit menggantung kelabu di atas rumah keluarga von Richter. Rintik hujan pertama jatuh perlahan—seperti bisikan dari awan yang menyimpan lebih banyak rahasia daripada cahaya.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan Kontrak dengan Pewaris Tampan

Terjebak Pernikahan Kontrak dengan Pewaris Tampan

Jadi, kira-kira sebelum malam ia sudah sampai di sana. • Benar saja, sang surya hampir sepenuhnya condong ke barat dan Naresh baru saja memasuki gerbang desa. Ia langsung menuju alamat yang tertera di pesan Mamanya, juga pandangan matanya sangat awas mencari-cari rumah yang persis di foto. "Loh, kok hujan?" gumamnya. Guntur bergemuruh, bersama cahaya kilat yang terus-terusan menyambar. Hujan langsung turun begitu derasnya sehingga mempersulit pandangan Naresh ke jalanan.
1018.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
AKUN KLONINGAN SUAMIKU

AKUN KLONINGAN SUAMIKU

Mama dan papa duduk termangu di sofa, mereka tak mampu berkata apa-apa mengenai masalah ini. Jarum jam kini telah menunjukkan pukul 20:30 WIB. Hujan pun sudah mulai reda, hanya tersisa gerimis yang membasahi jalan. Tiba-tiba terdengar suara mesin mobil berhenti tepat di depan rumah. Siapa yang datang malam-malam begini? Bersambung
1084.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

Berbarengan dengan suara katak bernyanyi, angin yang berhembus pelan menyambut. “Bu, malam hari ada hujan?” tanyaku pada Ibu. “Ada, kok. Hanya saja, hujan di malam hari sangat berbeda dengan hujan di pagi, siang dan sore hari. Di waktu malam, para hantu akan turun ke bumi untuk mencari mangsa. Terlebih lagi, saat hujan turun. Hii …,” jawab Ibu, mencoba menakut-nakuti.
108.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Jam tua yang menggantung di ruang depan terus berdetak, jarum pendeknya menunjukan angka sepuluh, hujan yang mengguyur sejak siang, meninggalkan rasa dingin yang menggigit kulit. Diluar, suara kodok bersahutan, bernyanyi riang gembira menyambut hujan. Nyanyian malam dari sekawanan kodok, berpadu dengan bunyi hujan yang menimpa seng, menimbulkan harmoni lagu, laksana sebuah orkestra alam.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
The Lunar

The Lunar

“Rasa penasaran ini mencambuk hingga membuat memar hatiku.” *** Langit senja begitu mendung. Rain yakin kalau sebentar lagi akan turun hujan. Sebelum keroyokan air dari langit itu menjatuhi bumi, lebih baik dia mengunci pintu depan rumahnya. Sambil memegang sebatang lilin yang diletakkkan dalam wadah mirip gelas berwarna perak, Rain berjalan menuruni anak tangganya.
1051.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Pesona Calon Ayah Tiriku Yang Penuh Kuasa

Pesona Calon Ayah Tiriku Yang Penuh Kuasa

Matahari sudah tenggelam di ufuk Barat. Meninggalkan jejak senja yang perlahan mulai menghilang ditelan malam. Langit bergemuruh, bersama dengan hujan yang masih turun perlahan. Di depan rumah, Langit berdiri sembari terus melihat ke arah pintu pagar. Berharap sebuah taksi atau ojek motor berhenti di depan rumahnya, yang membawa Arumi-sang istri- pulang dalam keadaan baik-baik saja.
1033.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 677 kali sebagai hujan depan rumah sore
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
LV Edelweiss
Dear Pembaca, dikarena listrik dan jaringan di Aceh masih belum kondusif (pasca banjir dan longsor) mungkin aku nggak bisa update setiap hari. tapi aku bakalan usahain sebisanya untuk update. Semoga bisa dimaklumi...
Alan Nasution
critanya dri awal bgus , sampai timeskip mlh ngwur , demi mndpat ksih sayang ibu, rela gak rela , mnta suami sndiri nikah sma ibu angkat , kan kocak . suami gak mau tpi mohon2 , mkn tu ksih sayang ibu . pngin dpet ksih syang dan bles jsa gak hrus bhongin si pnolong dan ngorbanin suami juga kli.
Baca Semua Ulasan
Pembalasan Dendam Istri Lugu

Pembalasan Dendam Istri Lugu

Tetes hujan yang jatuh memercik membasahi bagian depan heels milik Flora. Dia kini sedang duduk di lantai depan minimarket sambil menatap rintik hujan yang tak kunjung usai. Celotehan beberapa orang yang beradu dengan suara hujan, juga kendaraan yang lewat di jalan raya, menjadi penghibur Flora malam ini.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai hujan depan rumah sore
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status