Rindu yang Lupa
Sesekali ia menepuk meja jika huruf yang diucapkannya gagal keluar lancar bahkan ia melempar kitabnya karena jengkel.
“Kenapa Tuhan menciptakan bacaan sulit seperti ini, Ustadzah?” Fira berkata polos, ia yang lugu membuat gurunya menahan geli. Dibelai lembut ubun Fira. Saat itu Caca yang berada di sebelahnya sedang khusuk membaca iqro’ jilid satu, menuding setiap huruf dengan telunjuknya, namun bukan karena paham dan tahu bunyi bacaannya, melainkan tersebab heran dengan bentuk-bentuk huruf yang jarang dijumpainya di bangku sekolah TK. Caca masih duduk di bangku taman kanak-kanak kelas A, orang dewasa menyebutnya TK Kecil.
“Ini huruf arab Fira, huruf arab adalah hurufnya Al-Quran, jika Fira i
Chapitres populaires