Sungguh Nikmat Jadi Tabib Desa!
Tapi sekarang, Fajar hanya terobsesi pada pernikahannya sendiri, tidak peduli pada nasib dan kebahagiaan kakaknya.
Apakah benar ini adiknya?
Tidak berbeda dari ibunya yang seperti lintah serakah.
"Fajar, diam!"
Anton pun panik karena maskawin tidak bisa kembali dan Mawar juga menolak menikah dengannya. Bibirnya berkedut dan wajahnya penuh khawatir.
Apa yang harus dia lakukan?
Setelah berpikir sejenak, Anton berkata dengan tegas, "Bibi, Mawar nggak mau menikah denganku, jadi tolong kembalikan maskawinnya."