IZINKAN AKU MENDUA
gumam Rayyan saat ia sudah duduk di balik setir, sementara Nadine pun sudah masuk ke mobilnya kemudian melaju kencang meninggalkan parkiran.
“Kamu nggak apa-apa?” tanyanya lagi. Aku menggeleng.
“Tadi kenapa, Han? Apa kamu merasa aku akan meninggalkanmu?”
“Aku ... aku nggak tau, Ray. Tiba-tiba aku merasa semua orang meninggalkanku. Zayn pergi bersama ayahnya, dan kamu ... kamu melangkah menjauhiku. Aku ... aku tak mau sendiri! Aku takut, Ray,” jawabku dengan isakan lirih, entah mengapa aku merasa sangat ingin menangis saat ini. Ada yang hilang dari hatiku melihat Zayn dibawa pergi oleh ayahnya tadi.
Bab Populer