Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kaulah Jodohku

Kaulah Jodohku

kata Safa melihat Zahra yang mulai tenang. Wanita mungil itu berdiri di depan kompor, lalu menyalakan dan memasukkan telur yang sudah dibuka. Ia akan membuat telur ceplok sebagai lauk yang paling mudah. Setelah matang, Safa menyimpannya di atas nasi panas dan diberikan kecap sebagai penambah rasa. Sembari menunggu nasinya agak hangat, Safa akan memberinya Zahra obat.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai ikan kuah kuning
Baca
+Pustaka
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Meski sangat tertarik, dia ragu untuk mengambil salah satunya. “Ya bisa dong, Bayik!” Moya menyahut. Dia mengambil satu kue berwarna hijau segar dan menunjukkannya kepada Kael. “Ini namanya dadar gulung, Kael.” Teksturnya lembut, di dalamnya ada parutan kelapa plus gula merah, jadi rasanya manis-manis nyoy!” terang wanita itu sambil membuka bungkus plastik dan memakannya tepat di depan Kael.
1077.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai ikan kuah kuning
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Cinta Di Balik Layar

Cinta Di Balik Layar

Omel Keysha pelan. Keysha pun segera menyeruput minuman berwarna kuning itu karena cukup penasaran juga. Harganya lumayan mahal untuk minuman cafe yang biasa ia kunjungi, ditambah lagi isinya juga tak terlalu banyak. Setelah satu tegukan melewati tenggorokannya, perempuan itu mengernyit dan memandang hina minuman ditangannya itu. “Minuman apa ini ? Pahit, asam, sakit lagi ditenggorokan. Apa ga ada es teh atau apa gitu”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai ikan kuah kuning
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

“Kek, seumur hidup baru sekali ini aku melihat bunga mawar berwarna kuning. Ketika tadi aku mengendus keharumannya tiba-tiba saja pemandanganku menjadi kabur...” “Lekas kau buang bunga celaka itu! Mawar kuning itu bunga beracun yang bisa membunuh. Jangankan manusia, gajah besarpun bisa kelojotan dan menemui ajal jika menciumnya. Kau beruntung tidak sampai mati. Berarti kau menyimpan satu ilmu kesaktian yang bukan sembarangan...”
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai ikan kuah kuning
Baca
+Pustaka
Ku Kira Kau Rumah

Ku Kira Kau Rumah

Ah lagian sih, nggak basmal gak bram malah di internet sama medusa jadi begini kan jadinya. "Orang kecewa itu memang susah sembuhnya, kamu lupa sama basmal? Basmal nunggu kia selama bertahun-tahun karena memberi waktu kepada kia untuk menyembuhkan lukanya. Tapi Setelah kia kembali, basmal mengejar layaknya orang sinting yang tak tau diri. Kia minta cerai basmal menolak, aduh pokoknya harga diri basmal ia buang ke laut untuk mendapatkan kia, tapi sekarang liat basmal berhasil."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai ikan kuah kuning
Baca
+Pustaka
Ok, Aku Nyerah Bos!

Ok, Aku Nyerah Bos!

Aserehe, cukurukuk, slebew! Darah Enang langsung berdesir hangat, kupu-kupu berterbangan di dalam perutku yang membuat sensasi melilit, tetapi begitu nyaman kurasakan. “Maaf, Pak Tama. Tapi, bukankah ada istilah sebelum janur kuning melengkung di depan rumahnya, dia masih bisa dimiliki oleh siapa pun?” Bang Kai terlihat tak gentar.
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 786 kali sebagai ikan kuah kuning
Baca
+Pustaka
Pulang Disambut Bendera Kuning

Pulang Disambut Bendera Kuning

Barulah hati Raya tenang. Raya membuat minuman sirup berwarna merah, mencampur dengan bubuk cabe dan saos yang banyak. Kebenaran Yunita sedang sibuk dengan ponselnya, tanpa curiga langsung meneguk minuman yang diberikan Raya. "Hueeek. Ini minuman apa sih, Raya? Kok pedas? Kamu mau meracuniku?" bentak Yunita. Dia meletakkan gelas berukuran jumbo itu di meja dengan kasar.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai ikan kuah kuning
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Cahaya berwarna kuning keemasan seperti perwujudan matahari pagi yang baru terbit di ufuk timur. Wow! “Telur ajaib!” “Telur matahari!” “Telur naga api!” “Pancah berhentilah menyebut naga dan naga!” “Apakah telurnya bisa dimakan, teman-teman? Aku lapar…” Lagi-lagi Kucul Rinci membuat ulah dengan kepolosannya yang aneh. “Tidak! Kita lebih membutuhkan cahaya daripada makanan! Coba perhatikan sekarang, tempat kita berdiri tak terlalu gelap lagi.”
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai ikan kuah kuning
Baca
+Pustaka
MOIROE

MOIROE

Buah ini berwarna orange cerah dan juga ada yang sedikit kecoklatan, ukurannya hanya sekitar satu genggaman tangan dan berbentuk bulat. "Buah ini, apa namanya?" Tanya Irisha sambil mengigit buah ini perlahan. Rasanya cukup manis dengan sedikit asam dan cukup segar. Air yang terkandung didalamnya juga cukup untuk mengatasi rasa hausnya. "Oh, buah ini disebut Kauki, bukankah rasanya cukup baik? Setidaknya lebih baik daripada kita kelaparan." "Ini sangat baik. Ini pertama kalinya aku makan buah segar seperti ini." Kata Irisha, sambil tersenyum.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 804 kali sebagai ikan kuah kuning
Baca
+Pustaka
Hamil Anak CEO

Hamil Anak CEO

Hooeeekkkk Hoooeeekkk "Mas jauhkan soup itu dariku. Aku tidak tahan dengan baunya!"
1021.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 875 kali sebagai ikan kuah kuning
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status