JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA
Semuanya mengarahkan pandangan ke sana.
"Kafe Apaja?" Syahid membaca papan nama yang dihias dengan lampu kecil-kecil di depan bangunan yang terlihat luas itu. Dia seakan tidak yakin dengan apa yang dia baca. "Apaja?"
"Iyes. Apa aja. Itu katanya singkatan, sih. Emang gue enggak pernah ke alun-alun, tapi Mas Harris, temennya Mas Hendi pernah rekomendasikan kafe itu. Sampai sekarang gue belum coba. Cuma dioleh-olehi aja es krim yang di sana. Enak banget, sih." Haikal memang tipikal orang yang tidak perlu ditanya untuk menjelaskan. Dia akan langsung mengatakan segala sesuatu yang ada di pikirannya saat itu dengan sangat leluasa. Baginya, itu adalah ranah untuk berbagi, namun bagi yang lainnya ..
Hot Chapters